Widoyoko, Bangun
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Sistem Akuntansi Sederhana Berbasis Excel untuk Meningkatkan Akuntabilitas Keuangan pada Minimarket Al Hikam Mart Widoyoko, Bangun; Ulfa, Muthia; Windiarti, Faris; Utie, Maulida Salmi; Tamimi, Yusrina Alyani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4736

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk minimarket, sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan. Salah satu permasalahan yang umum terjadi adalah tidak adanya pencatatan keuangan yang terstruktur, sehingga menyebabkan bercampurnya dana pribadi dan dana usaha serta ketidakmampuan dalam mengukur kinerja usaha secara akurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada Minimarket Alhikam Mart yang sebelumnya hanya mengandalkan pencatatan sederhana berupa catatan kas masuk dan kas keluar secara manual serta belum memiliki laporan keuangan yang formal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi beberapa tahapan, yaitu (1) identifikasi masalah, (2) perancangan sistem, (3) pelatihan, dan (4) pendampingan implementasi. Tim merancang dan mengimplementasikan sistem akuntansi sederhana yang terintegrasi menggunakan Microsoft Excel, yang mencakup jurnal, buku besar, lembar kerja otomatis, serta laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam akuntabilitas keuangan. Setelah sistem diimplementasikan, mitra mampu mencatat transaksi harian dan secara otomatis menghasilkan satu set laporan keuangan lengkap untuk periode Januari 2026. Sistem tersebut menghasilkan Laporan Laba Rugi yang akurat dengan laba bersih sebesar Rp 940.000 serta Neraca yang seimbang dengan total aset sebesar Rp 62.640.000. Sistem ini membantu pengelola dalam memantau kinerja keuangan, mengendalikan aset dan kewajiban, serta mengambil keputusan yang lebih tepat, sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas usaha secara keseluruhan. Implementing an Excel-Based Simple Accounting System to Enhance Financial Accountability at Al Hikam Mart Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), including minimarkets, often face challenges in financial management. A common problem is the absence of structured financial recording, leading to mixed personal and business funds and an inability to measure performance accurately. This community service activity was aimed at Minimarket Alhikam Mart, which previously relied on simple manual cash-in/cash-out notes and lacked formal financial statements. The method used was Participatory Action Research (PAR), involving stages of (1) problem identification, (2) system design, (3) training, and (4) implementation assistance. We designed and implemented a simple, integrated accounting system using Microsoft Excel, covering journals, ledgers, automated worksheets, and financial statements. The results showed a significant improvement in financial accountability. After implementation, the partner was able to input daily transactions and automatically generate a complete set of financial statements for January 2026. The system produced an accurate Income Statement showing a net profit of Rp 940,000 and a balanced Balance Sheet with total assets of Rp 62,640,000. This system empowers the manager to monitor financial performance, control assets and liabilities, and make informed decisions, thereby enhancing overall business accountability.
Implementasi Sistem Akuntansi Sederhana Berbasis Excel untuk Meningkatkan Akuntabilitas Keuangan pada Minimarket Al Hikam Mart Widoyoko, Bangun; Ulfa, Muthia; Windiarti, Faris; Utie, Maulida Salmi; Tamimi, Yusrina Alyani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i1.4736

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk minimarket, sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan. Salah satu permasalahan yang umum terjadi adalah tidak adanya pencatatan keuangan yang terstruktur, sehingga menyebabkan bercampurnya dana pribadi dan dana usaha serta ketidakmampuan dalam mengukur kinerja usaha secara akurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada Minimarket Alhikam Mart yang sebelumnya hanya mengandalkan pencatatan sederhana berupa catatan kas masuk dan kas keluar secara manual serta belum memiliki laporan keuangan yang formal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi beberapa tahapan, yaitu (1) identifikasi masalah, (2) perancangan sistem, (3) pelatihan, dan (4) pendampingan implementasi. Tim merancang dan mengimplementasikan sistem akuntansi sederhana yang terintegrasi menggunakan Microsoft Excel, yang mencakup jurnal, buku besar, lembar kerja otomatis, serta laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam akuntabilitas keuangan. Setelah sistem diimplementasikan, mitra mampu mencatat transaksi harian dan secara otomatis menghasilkan satu set laporan keuangan lengkap untuk periode Januari 2026. Sistem tersebut menghasilkan Laporan Laba Rugi yang akurat dengan laba bersih sebesar Rp 940.000 serta Neraca yang seimbang dengan total aset sebesar Rp 62.640.000. Sistem ini membantu pengelola dalam memantau kinerja keuangan, mengendalikan aset dan kewajiban, serta mengambil keputusan yang lebih tepat, sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas usaha secara keseluruhan. Implementing an Excel-Based Simple Accounting System to Enhance Financial Accountability at Al Hikam Mart Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), including minimarkets, often face challenges in financial management. A common problem is the absence of structured financial recording, leading to mixed personal and business funds and an inability to measure performance accurately. This community service activity was aimed at Minimarket Alhikam Mart, which previously relied on simple manual cash-in/cash-out notes and lacked formal financial statements. The method used was Participatory Action Research (PAR), involving stages of (1) problem identification, (2) system design, (3) training, and (4) implementation assistance. We designed and implemented a simple, integrated accounting system using Microsoft Excel, covering journals, ledgers, automated worksheets, and financial statements. The results showed a significant improvement in financial accountability. After implementation, the partner was able to input daily transactions and automatically generate a complete set of financial statements for January 2026. The system produced an accurate Income Statement showing a net profit of Rp 940,000 and a balanced Balance Sheet with total assets of Rp 62,640,000. This system empowers the manager to monitor financial performance, control assets and liabilities, and make informed decisions, thereby enhancing overall business accountability.
Digitalisasi Perencanaan Keuangan Syariah: Pendampingan Aplikasi Pencatatan Keuangan Keluarga untuk Mewujudkan Keluarga Maslahah dengan Metode Participatory Action Learning (PAL) Tamimi, Yusrina Alyani; Ulfa, Muthia; Widoyoko, Bangun; Lisnawati, Rika; Safitri, Nurfala
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.6488

Abstract

Pengelolaan keuangan keluarga yang kurang terstruktur serta rendahnya literasi keuangan syariah berbasis digital merupakan tantangan mendasar yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan di Kabupaten Sumedang. Ketidakmampuan memisahkan keuangan rumah tangga dan keuangan usaha seringkali memicu kerentanan ekonomi keluarga. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis 21 ibu rumah tangga pelaku UMKM di Kabupaten Sumedang dalam menyusun perencanaan keuangan keluarga berbasis prinsip syariah dan memanfaatkan aplikasi pencatatan keuangan digital. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Learning (PAL) yang mengintegrasikan edukasi interaktif, simulasi penyusunan anggaran, pendampingan teknis intensif, dan evaluasi berbasis portofolio. Evaluasi keberhasilan diukur melalui kuesioner pre-test dan post-test yang mencakup 30 indikator literasi keuangan syariah dan digital. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta sebesar 15,05%, dari skor awal 3,84 (kategori paham) menjadi 4,42 (kategori sangat paham) pada skala Likert 1–5. Proporsi jawaban pada kategori "Sangat Paham" (Skor 5) meningkat secara deskriptif dari 28,89% menjadi 57,78%, dengan nilai Normalized Gain () sebesar 0,50 yang termasuk dalam kategori sedang menuju tinggi. Temuan ini menunjukkan peningkatan pemahaman awal dan kesiapan peserta untuk menerapkan pencatatan keuangan keluarga berbasis syariah, sebagai langkah awal memperkuat fondasi ketahanan ekonomi keluarga menuju keluarga maslahah yang sejahtera lahir dan batin. Mentorship on Sharia Financial Recording Applications for Strengthening Maslahah Families Through Participatory Action Learning (PAL) Abstract Inadequate household financial management and low digital-based sharia financial literacy represent fundamental challenges faced by female micro-entrepreneurs in Sumedang Regency. The inability to separate household and business finances frequently leads to family economic vulnerability. This community service program aims to enhance the understanding and practical skills of 21 female micro-entrepreneurs in Sumedang Regency in formulating sharia-based family financial plans and utilizing digital financial recording applications. The implementation method employed Participatory Action Learning (PAL), integrating interactive education, budget formulation simulations, intensive technical assistance, and portfolio-based evaluation. Program success was measured using pre-test and post-test questionnaires covering 30 indicators of sharia and digital financial literacy. The results demonstrated a descriptive increase in average knowledge scores of 15.05%, rising from a baseline score of 3.84 (understood) to 4.42 (strongly understood) on a 1–5 Likert scale. The proportion of responses in the "Strongly Understand" category (Score 5) increased from 28.89% to 57.78%, yielding a Normalized Gain () of 0.50, categorized as moderate-to-high effectiveness. These findings indicate an early increase in participants’ understanding and readiness to apply sharia-based family financial recording, thereby strengthening family economic resilience toward holistic maslahah households.