Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Communication on Employee Engagement Through Job Satisfaction of MSMEs in Jakarta Rahmawati, Sevia; Perkasa, Didin Hikmah
JMK (Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan) Vol 11 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/jmk.v11i1.8151

Abstract

This study analyzes how communication affects employee engagement through job satisfaction in small businesses in Jakarta. Quantitative techniques using the SmartPLS 4.0 application were applied in this study. Data was obtained from an online survey given to 150 people working in various small businesses in Jakarta. The findings show that good communication helps increase job satisfaction and employee engagement levels. In addition, job satisfaction itself helps increase employee engagement. This study also found that job satisfaction acts as an intermediary step between communication and employee engagement, meaning that communication helps increase job satisfaction, which in turn helps increase engagement. Overall, this study shows that clear communication is key to making employees happier and more engaged. By improving communication within their companies, small businesses in Jakarta can build a better, more productive, and more focused work environment.
PELATIHAN PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI BAHAN BERNILAI JUAL DI KEBON JERUK, JAKARTA BARAT Husla, Ridha; Wastu, Apriandi Rizkina Rangga; Yasmaniar, Ghanima; Fadliah, Fadliah; Siringo-ringo, Abib Penta Anugrah; Rahmawati, Sevia
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Indonesia menghasilkan minyak jelantah dalam jumlah besar yaitu sebesar 2,7 juta ton per tahun. Minyak goreng bekas dianggap mengalami kerusakan atau disebut minyak jelantah dan tidak layak untuk dikonsumsi. Penggunaan minyak jelantah sebagai bahan konsumsi dapat, menghasilkan senyawa peroksida yang bersifat karsinogenik dan berbahaya bagi tubuh serta menimbulkan berbagai penyakit. Pengolahan limbah minyak jelantah memerlukan program yang mengubah minyak jelantah menjadi produk bermanfaat seperti sabun cuci tangan, produk pembersih, aromaterapi, aksesoris, dan lilin. Minyak jelantah ini dapat diolah menjadi cairan atau sabun. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk melatih masyarakat dalam memproduksi sabun batangan menjadi produk yang dapat dipasarkan dari minyak jelantah. Selain itu juga bisa dijadikan sebagai usaha bagi orang - orang yang tidak produktif. PKM ini akan dilaksanakan di daerah Kebon jeruk, Jakarta Barat. Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada upaya merubah minyak jelantah menjadi produk bernilai tambah melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah.