Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Kandungan Fluorida pada Air Sumur Gali dan Kebiasaan Menggosok Gigi dengan Kejadian Karies Gigi Anak Usia 6 – 10 Tahun di Rt 5 Desa Waplau Maryam Lihi; Syariefah H. Waliulu; Zulfikar Lating; Ilyas Ibrahim; Iswandi Fataruba; Ima Ima
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v5i1.7416

Abstract

Dental caries is a health problem that can occur across all age groups, with children being particularly vulnerable. This study aimed to investigate the association between fluoride concentrations in dug well water and tooth-brushing practices with the incidence of dental caries among children aged 6–10 years in RT 5, Waplau Village. A quantitative approach with a cross-sectional design was applied. The study involved 64 respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using univariate and bivariate methods, supported by chi-square statistical testing. The results demonstrated a significant relationship between fluoride levels and dental caries (p = 0.013; p < 0.05). Additionally, tooth-brushing habits were significantly associated with the occurrence of dental caries in children (p = 0.001; p < 0.05). In summary, the fluoride content in the well water used by respondents was within acceptable limits, and tooth-brushing behavior contributed to the development of dental caries among children in RT 5, Waplau Village.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Stunting dengan Kejadian Stunting pada Balita 12–24 Bulan di Desa Hitu Messing Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Supriyanto; Syariefah H. Waliulu; Djahra Warda Sopaliu
Nusantara Sehat: Jurnal Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 4 (2026): Nusantara Sehat: Jurnal Kesehatan Indonesia
Publisher : PT Bukuloka Literasi Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/ns.v1i4.95

Abstract

Abstrak             Stunting merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Pengetahuan ibu tentang stunting diyakini mempengaruhi kejadian stunting pada balita. Desa Hitu Messing merupakan salah satu desa di Wilayah kerja Puskesmas Hitu yang memiliki jumlah balita stunting sebanyak 31 balita. untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang stunting dengan kejadian stunting pada balita 12-24 bulan di Desa Hitu Messing. metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh ibu yang mempunyai balita 12-24 bulan di Desa Hitu Messing berjumlah 125 ibu. Sampel penelitian dipilih secara acak (random sampling) dari populasi ibu yang memiliki balita 12-24 bulan di Desa Hitu Messing berjumlah 44 ibu. Teknik penelitian ini digunakan untuk menganalisis hubungan variabel independent dan variabel dependen. Alat ukur menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 44 responden  terdapat ibu yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 19 orang (42,2%) dan sebagian besar memiliki balita stunting sebanyak 24 (54,5%). Analisis uji bivariat menggunakan uji chi square didapatkan nilai = 0,000 yang mana nilai lebih kecil dri nilai α = 0,05. Hal ini menunjukan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. ada hubungan pengetahuan ibu tentang stunting dengan kejadian stunting pada balita 12-24 bulan di Desa Hitu Messing Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Kata Kunci: Pengetahuan ibu, stunting, balita