Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Challenges and Strategies of Health Human Resource Management in Addressing Global Changes in The Digital Era Novitayanti Pongsapan; Andriyana Abdullah; Abdul David Pongsapan
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 5 (2026): IJHESS JANUARY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i5.573

Abstract

Digital transformation has become a strategic pillar in strengthening global health systems, particularly in improving service efficiency, quality, and accessibility. These changes demand adaptive and competent health human resources capable of responding to rapid technological advancements. This study aims to analyze the challenges and strategies of health human resource management in addressing global changes in the digital era. A literature review method was employed through a systematic search of scientific articles published between 2021 and 2025 using PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar databases. The findings indicate that major challenges in health human resource management include limited financing, gaps in digital competence and literacy, high workload, inadequate digital infrastructure, data security and ethical issues, and weak collaboration among stakeholders. Strategies to address these challenges include sustained investment in digital health infrastructure, strengthening policies and regulatory frameworks, continuous education and training, curriculum development, implementation of ethical digital governance, and enhanced cross-sector collaboration. This review concludes that adaptive and innovative health human resource management plays a crucial role in supporting sustainable and effective digital health transformation in the context of global change.
Pengaruh Konseling Farmasis Berbasis Media Poster Edukasi Terhadap Self-Efficacy di Daerah Potensial HIV/AIDS Abdul David Pongsapan; Ramatillah, Diana Laila; Khan, Kashif Ullah; Pongsapan, Novitayanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54938

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) masih menjadi tantangan serius dalam kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di daerah dengan potensi penularan tinggi seperti Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling farmasis berbasis media poster edukasi terhadap peningkatan self-efficacy dan pengetahuan masyarakat mengenai mitos dan fakta HIV/AIDS. Desain penelitian menggunakan quasi-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest yang melibatkan 55 responden berusia 15–49 tahun. Intervensi dilakukan melalui edukasi langsung oleh farmasis dengan media poster berisi informasi faktual tentang HIV/AIDS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang signifikan, dari rata-rata 2,27 ± 3,06 pada pretest menjadi 7,27 ± 3,60 pada posttest (p < 0,001). Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Z = -5,659 dengan effect size (r) = 0,763, yang menunjukkan efek besar dari intervensi. Tidak ada responden yang mengalami penurunan skor, dan 74,5% responden menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi konseling farmasis dan media poster merupakan metode yang efektif, cost-effective, dan mudah diimplementasikan untuk meningkatkan literasi kesehatan, memperkuat self-efficacy, serta mengurangi stigma sosial terhadap HIV/AIDS. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian intervensi visual dan konseling farmasis sebagai strategi edukasi standar dalam upaya pencegahan HIV/AIDS di daerah dengan prevalensi tinggi.