Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Kekuasaan Kehakiman dan Negara Hukum: Analisis Krisis Konstitusional Mahkamah Konstitusi Indonesia Pasca Putusan 90/PUU-XXI/2023 Mochamad Novel; Made Adika Widiadinata; Rafid Dewa Erlangga; Aditya, Rayhan; Reuben Frederich Su
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13397

Abstract

Penelitian ini membahas krisis kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi Indonesia pasca putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang mengubah ketentuan usia calon presiden dan wakil presiden. Putusan tersebut menimbulkan kontroversi akibat dugaan konflik kepentingan dan nepotisme politik, yang menggoyahkan netralitas dan independensi Mahkamah. Penelitian bertujuan menganalisis pelanggaran etika dalam putusan tersebut dan dampaknya terhadap prinsip negara hukum serta menawarkan reformasi etika dan kelembagaan untuk memulihkan independensi Mahkamah. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan analisis normatif dan data empiris sekunder dari laporan Komisi Yudisial, pusat studi konstitusi, dan media hukum nasional. Analisis data dilakukan secara tematik dengan teknik triangulasi. Hasil menunjukkan adanya erosi signifikan pada kepercayaan publik dan legitimasi yudikatif akibat kegagalan etika internal, aktivisme hakim, dan melemahnya pengendalian diri yudisial. Kesimpulan menekankan pentingnya reformasi menyeluruh dalam seleksi hakim, pendidikan etika berkelanjutan, transparansi putusan, dan pengawasan etika independen demi menghidupkan kembali legitimasi moral dan institusional Mahkamah sebagai penjaga demokrasi konstitusional Indonesia
Tolok Ukur Pemenuhan Prestasi Dalam Hubungan Hukum Kontraktual: (Analisis Putusan Nomor 1796 K/Pdt/2015) Mochamad Novel; Indri Elena Suni; Khayyirah Nadhifah Azzahra; Adifa Jauza Ulataqiy; Lydia Animdira
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.2991

Abstract

Dalam pembuatan kontrak memiliki tujuan untuk pemenuhan prestasi kedua pihak yang melakukan hukum kontraktual. Penilaian terhadap apakah suatu prestasi telah terpenuhi dan dilakukan sesuai kesepakatan seringkali menjadi isu antar pihak yang berkontrak. Artikel ini memiliki tujuan untuk mengkaji dan merumuskan tolok ukur yang digunakan dalam menilai apakah prestasi telah terpenuhi berdasarkan hukum kontrak. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan melihat hukum yang relevan seperti ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan doktrin. Hasil kajian memperlihatkan bahwa tolok ukur pemenuhan prestasi memiliki empat aspek yaitu kepatuhan terhadap isi perjanjian, ketepatan waktu, kualitas prestasi dan itikad baik. Dalam kontrak penting adanya keseimbangan perlindungan kepentingan, hak dan kewajiban para pihak. Dengan adanya tolok ukur diharapkan mengurangi terjadinya sengketa dan meningkatkan kepastian hukum kontrak.