Nezha Pangarungan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Kurikulum Berbasis Karakter Terhadap Perkembangan Moral Siswa Di SMA 1 Polewali Akbar, Aidul; Ma’shumah Syamsir; Nezha Pangarungan; Romansyah Sahabuddin; Agussalim, Agussalim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kurikulum berbasis karakter terhadap perkembangan moral siswa di SMA 1 Polewali. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya moralitas sebagai bagian integral dari pembentukan karakter, serta adanya fenomena bahwa perkembangan moral siswa belum sepenuhnya optimal meskipun kurikulum berbasis karakter telah diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan diperkuat dengan observasi serta wawancara terbatas. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis karakter berada pada kategori tinggi, demikian pula perkembangan moral siswa. Hasil analisis regresi mengungkapkan bahwa kurikulum berbasis karakter berpengaruh signifikan terhadap perkembangan moral siswa, dengan kontribusi sebesar 44,6%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran, keteladanan, dan budaya sekolah yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mendukung perkembangan moral siswa secara optimal.
Pengaruh Penerapan Kurikulum Berbasis Karakter Terhadap Perkembangan Moral Siswa Di SMA 1 Polewali Akbar, Aidul; Ma’shumah Syamsir; Nezha Pangarungan; Romansyah Sahabuddin; Agussalim, Agussalim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kurikulum berbasis karakter terhadap perkembangan moral siswa di SMA 1 Polewali. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya moralitas sebagai bagian integral dari pembentukan karakter, serta adanya fenomena bahwa perkembangan moral siswa belum sepenuhnya optimal meskipun kurikulum berbasis karakter telah diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan diperkuat dengan observasi serta wawancara terbatas. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis karakter berada pada kategori tinggi, demikian pula perkembangan moral siswa. Hasil analisis regresi mengungkapkan bahwa kurikulum berbasis karakter berpengaruh signifikan terhadap perkembangan moral siswa, dengan kontribusi sebesar 44,6%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran, keteladanan, dan budaya sekolah yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mendukung perkembangan moral siswa secara optimal.
Pendidikan Lintas Budaya Sebagai Upaya Menumbuhkan Sikap Inklusif Pada Peserta Didik Nezha Pangarungan; Alimin Alwi; Najamuddin, Najamuddin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.14123

Abstract

Keberagaman budaya merupakan realitas sosial yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, perbedaan latar belakang budaya, etnis, agama, dan bahasa kerap menjadi sumber munculnya sikap eksklusif, prasangka, serta diskriminasi di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan lintas budaya menjadi pendekatan strategis dalam menumbuhkan sikap inklusif pada peserta didik. Pendidikan Lintas Budaya merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pemahaman, penghargaan, dan penerimaan terhadap keberagaman budaya di lingkungan belajar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan lintas budaya dalam menumbuhkan sikap inklusif pada peserta didik. Melalui analisis teoritis dan kajian literatur, ditemukan bahwa pendidikan lintas budaya mampu membentuk kesadaran peserta didik terhadap nilai-nilai toleransi, empati, dan saling menghargai perbedaan. Penerapan pembelajaran lintas budaya di sekolah tidak hanya memperkaya wawasan peserta didik mengenai keragaman sosial-budaya, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan belajar yang harmonis dan inklusif. Guru berperan penting sebagai fasilitator yang menanamkan nilai-nilai multikultural melalui integrasi materi, metode pembelajaran kolaboratif, dan kegiatan berbasis pengalaman. Dengan demikian, pendidikan lintas budaya menjadi strategi efektif dalam membangun generasi yang terbuka, menghargai perbedaan, dan mampu hidup berdampingan dalam masyarakat yang majemuk. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan lintas budaya berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap nilai keberagaman, menumbuhkan sikap saling menghargai, empati, dan toleransi, serta mengurangi kecenderungan sikap diskriminatif. Implementasi pendidikan lintas budaya yang terintegrasi dalam kurikulum, strategi pembelajaran, dan budaya sekolah terbukti mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan demokratis