Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Sebagai Pusat Sumber Belajar Di SMA ‘Aisyiyah 1 Palembang Nisa Rahmaliya; Choirun Niswah; Sri Eva Mislawaty
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perpustakaan sekolah dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran di SMA 'Aisyiyah 1 Palembang, termasuk penataan ruang, proses pengadaan dan pengelolaan bahan pustaka, serta peran perpustakaan dalam mendukung pembelajaran siswa. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru, pustakawan, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan sudah berfungsi sebagai sumber belajar, namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan koleksi, fasilitas, dan kompetensi pustakawan.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mendisiplinkan Guru di SD Negeri 7 Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Kontesa, Nabila; M. Hasbi; Sri Eva Mislawaty
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SD Negeri 7 Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan tingkat kedisiplinan guru setelah terjadi pergantian kepemimpinan kepala sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, staf tata usaha, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan perannya sebagai educator, motivator, supervisor, dan leader secara optimal. Sebagai educator, kepala sekolah membimbing guru dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Sebagai motivator, kepala sekolah memberikan dorongan moral dan penghargaan. Sebagai supervisor, kepala sekolah melakukan pengawasan dan pembinaan rutin. Sebagai leader, kepala sekolah memberikan keteladanan dan mengambil keputusan secara tegas namun humanis. Peran tersebut berdampak pada peningkatan kedisiplinan guru dalam aspek kehadiran tepat waktu, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, serta ketaatan terhadap etika profesi. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, kerja sama guru, dan kejelasan aturan sekolah. Faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana dan kondisi lingkungan kerja tertentu.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kependidikan Di SD IT Al Mubarok Palembang Saputrie, Nike Awaliyah; M. Hasbi; Sri Eva Mislawaty
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5468

Abstract

Penelitian ini memiliki judul Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kependidikan di SD IT Al Mubarok Palembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan serta mengenali faktor-faktor yang mendukung dan menghambat peningkatan kompetensi tenaga kependidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk mengumpulkan data, digunakan wawancara, observasi, serta dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan dilakukan melalui penguatan keterampilan administrasi, pelaksanaan monitoring kinerja secara berkala, supervisi langsung, serta pembinaan disiplin kerja berbasis nilai-nilai Islami. Faktor-faktor yang mendukung meliputi tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, motivasi kerja tenaga kependidikan, dukungan yayasan dan lingkungan sekolah, serta kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Sementara itu, faktor-faktor yang menghambat mencakup keterbatasan sarana tertentu, perbedaan motivasi individu, beban kerja, dan keterbatasan penguasaan teknologi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah telah memanfaatkan strategi yang tepat dan berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan sehingga berdampak positif terhadap mutu layanan pendidikan di sekolah.