Pendahuluan: Keselamatan pasien merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius. Salah satu standar penting dalam keselamatan pasien adalah ketepatan identifikasi pasien. Implementasi ketepatan identifikasi pasien sering terkendala oleh kebiasaan petugas kesehatan yang kurang teliti, terutama ketika mereka merasa lelah atau terlalu mengandalkan rutinitas, dengan ketepatan identifikasi pasien akan mengurangi terjadinya resiko keselamatan pasien. Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis implementasi ketepatan identifikasi pasien dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam penerapan sasaran keselamatan pasien di Puskesmas Kunjang. Pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan Pegawai loket, tim keselamatan pasien, perawat, kepala puskesmas dan pasien dalam pelaksanaan identifikasi pasien di Puskesmas Kunjang sudah sesuai standar. Metode: Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi/Pelatihan dengan Demonstrasi langsung bagaimana cara menggunakan power point dengan alat bantu seperangkat media komputer/laptop. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan Februari - Mei 2025 di Puskesmas Kunjang kabupaten Kediri. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pelaksanaan identifikasi pasien di Puskesmas Kunjang sudah berjalan tetapi belum memenuhi standar. Kesimpulan: Komunikasi dengan pasien yang belum berjalan dengan baik, pasien yang tidak membawa kartu identitas, pemahaman petugas Kesehatan yang masih kurang terhadap SOP, Kurangnya ketelitian pada petugas, Beberapa saran yang direkomendasikan dalam pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan ketelitian petugas dalam identifikasi pasien dengan pelatihan dan evaluasi, Sosialisasikan kebijakan dan prosedur identifikasi pasien kepada seluruh petugas kesehatan.