Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Stunting Data Warehouse Modeling for Dashboards at the P2KBP3A Office Tohir, Arik Sofan; Suryono, Suryono; Susiloningtyas, Luluk; Cahyono, Aris Dwi; Zeho, Fannidya Hamdani
Generation Journal Vol 9 No 2 (2025): Generation Journal
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/gj.v9i2.25644

Abstract

The P2KBP3A Office of Kediri Regency is one of the agencies that handles stunting issues. To collect data on children under two years of age (baduta) in each village, this agency is assisted by cadres in each region. The data that has been collected certainly needs to be processed in order to produce information that is useful for decision makers in determining policies. Processing large amounts of data requires data warehouse technology as one of the solutions. In designing this data warehouse, the Nine Step Kimball method with the Star Schema diagram model was used. With this data warehouse, information on the number of stunting cases in each area can be obtained, starting from the sub-district level, village, to hamlet. Additionally, data can also be viewed based on the target and the status of that target, whether it is normal, stunted, wasted, stunted and wasted, or pre-stunted
PEMBERDAYAAN SDMK PADA PENERAPAN APLIKASI PEMODELAN DATA WAREHOUSE STUNTING DI KABUPATEN KEDIRI TAHUN 2025 Aris Dwi C.; Luluk S.; Arik Sofan T.
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Number 3 2025
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/q12jvh05

Abstract

Empowering SDMK is crucial, as it maximizes the use of technology. SDMK with adequate skills and knowledge can effectively operate health data applications, enabling optimal utilization of all features and functions. This ensures data accuracy and sustainability, with SDMK responsible for accurately entering, verifying, and maintaining data. Therefore, the System Requirement System for designing a web-based data warehouse is intended to provide an overview of the application design that will be developed to support decision-making or policies related to handling stunting in the Population Control, Family Planning, Women's Empowerment and Child Protection Service (DP2KB3A) of Kediri Regency. The focus of the Stunting Data Management Information System is the governance of the implementation of recording and reporting of stunting data in Kediri Regency, designing an information system that manages administrative data and health examination results so that optimal data recording can be presented in public health services in Kediri Regency. Empowerment of Human Resources and Family Planning (SDMK) in the Implementation of Stunting Data Warehouse Modeling Application in Kediri Regency with the hope that stunting cases in Kediri Regency can be resolved or reduced as well as a more integrated, fast, and accurate reporting system by utilizing digital technology.
Pemodelan Sistem Data Terdistribusi Untuk Mengintegrasikan Data Akademik Dan Keuangan Tohir, Arik Sofan
INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Vol 1 No 1 (2017): Vol. 1 No. 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.145 KB) | DOI: 10.29407/intensif.v1i1.542

Abstract

Data is something that is very important specifically for the needs of a company or organization, which from the data can produce a useful information for the company or organization as a material for development as well as for data analysis as the basis for decision-making. With the development of the world of digital technology is growing nowadays, the data originally stored in paper form can now be stored in digital form by utilizing database engine. If a company or organization already has data scattered in several separate places or developed with several different types of software platforms. Of course, a technique is required to integrate data from several different places and use different types of software platforms. With the existence of this data integration it is possible to combine separate data in multiple places and use several different types of software platforms.
Implementasi Pengembangan Sistem Model Water Fall Untuk Data Warehouse Akademik Sofan Tohir, Arik Sofan Tohir; Kusrini, Kusrini; Sudarmawan, Sudarmawan
INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Vol 1 No 2 (2017): Vol. 1 No. 2 Agustus 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.158 KB) | DOI: 10.29407/intensif.v1i2.837

Abstract

Data warehouse is a concept and a technology to store transactional data from several sources that have been through the process of filtering and selection of data. By using the Ectract, Transform and Load (ETL) process in the data warehouse, OLTP data is processed to produce good data and ready for use for the analysis process. For the design of this warehouse data will be built by using the Nine Step Method from Kimbal, so that the resulting warhouse data can be as expected. For the development of life flow system (SDLC) with waterfall model. By using the wate fall model will be built a prototype to implement the data warehouse design results.
Pemberdayaan Lansia melalui Relaksasi Spinomari untuk Pencegahan Kecemasan di Komunitas Zulvana; Yuliansari, Pratiwi; Tohir, Arik Sofan
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.21147

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan jiwa yang umum dialami lansia dan berdampak pada kualitas hidup, fungsi kognitif, serta kapasitas adaptasi terhadap stres. Intervensi nonfarmakologis berbasis relaksasi dan spiritual terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan, salah satunya melalui pendekatan Relaksasi Spinomari yang menggabungkan napas dalam, autosugesti, fokus spiritual, dan simbolik lima jari. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 15 Oktober 2025 di Posyandu Desa Ngampel dengan melibatkan 30 lansia berusia ≥60 tahun. Intervensi meliputi edukasi mengenai kecemasan pada lansia dan pelatihan praktik Relaksasi Spinomari. Penilaian dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi kemampuan praktik teknik Spinomari. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan lansia dari rata-rata 26% (pre-test) menjadi 85% (post-test). Peningkatan terbesar terlihat pada pemahaman manfaat Spinomari dalam menurunkan kecemasan. Kemampuan praktik juga meningkat signifikan; peserta yang mampu melakukan seluruh langkah Spinomari dengan benar naik dari 10% menjadi 82%, dan kebutuhan bantuan menurun dari 48% menjadi 18%. Kesimpulan: Relaksasi Spinomari efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam manajemen kecemasan nonfarmakologis. Teknik ini sederhana, mudah dipelajari, serta sesuai dengan karakteristik dan nilai spiritual lansia sehingga berpotensi digunakan sebagai strategi mandiri dalam pencegahan kecemasan di komunitas.
Pendampingan Analisis Implementasi Ketepatan Identifikasi Pasien dalam Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Puskesmas Kunjang Kabupaten Kediri Zeho, Fannidya Hamdani; Suryono; Susiloningtyas, Luluk; Cahyono, Aris Dwi; Tohir, Arik Sofan; Nuradiva, Agista Lutvi
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.21148

Abstract

Pendahuluan: Keselamatan pasien merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius. Salah satu standar penting dalam keselamatan pasien adalah ketepatan identifikasi pasien. Implementasi ketepatan identifikasi pasien sering terkendala oleh kebiasaan petugas kesehatan yang kurang teliti, terutama ketika mereka merasa lelah atau terlalu mengandalkan rutinitas, dengan ketepatan identifikasi pasien akan mengurangi terjadinya resiko keselamatan pasien. Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis implementasi ketepatan identifikasi pasien dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam penerapan sasaran keselamatan pasien di Puskesmas Kunjang. Pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan Pegawai loket, tim keselamatan pasien, perawat, kepala puskesmas dan pasien dalam pelaksanaan identifikasi pasien di Puskesmas Kunjang sudah sesuai standar. Metode: Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi/Pelatihan dengan Demonstrasi langsung bagaimana cara menggunakan power point dengan alat bantu seperangkat media komputer/laptop. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan Februari - Mei 2025 di Puskesmas Kunjang kabupaten Kediri. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pelaksanaan identifikasi pasien di Puskesmas Kunjang sudah berjalan tetapi belum memenuhi standar. Kesimpulan: Komunikasi dengan pasien yang belum berjalan dengan baik, pasien yang tidak membawa kartu identitas, pemahaman petugas Kesehatan yang masih kurang terhadap SOP, Kurangnya ketelitian pada petugas, Beberapa saran yang direkomendasikan dalam pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan ketelitian petugas dalam identifikasi pasien dengan pelatihan dan evaluasi, Sosialisasikan kebijakan dan prosedur identifikasi pasien kepada seluruh petugas kesehatan.
Use of API in Data Warehouse Integration for One Data Stunting Presentation Tohir, Arik Sofan; Wiseno, Bambang; Zulvana, Zulvana
Generation Journal Vol 10 No 1 (2026): Generation Journal
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/gj.v10i1.27602

Abstract

The Office of Population Control, Family Planning, Empowerment of Women and Child Protection (DP2KBP3A) of Kediri Regency is one of the key government agencies responsible for stunting management. To monitor the current status of stunting in the region, DP2KBP3A utilizes the 'Aksipenting' application (Stunting Monitoring Integration Application), a platform designed for stunting data entry across Kediri Regency. Beyond stunting monitoring, Aksipenting is also employed to track the health conditions of prospective brides, pregnant women, and postpartum mothers. The system processes data across three hierarchical levels: the cadre level, the district level, and the regency level. While DP2KBP3A manages comprehensive stunting data through this application, data integration across Regional Government Agencies (OPD) continues to face challenges regarding standarization and interoperability. This study aims to design and implement a Data Warehouse-based Application Programming Interface (API) to support the 'One Data Stunting' policy across various agencies. The system development follows a Research and Development (R&D) approach using the Rapid Application Development (RAD) method to produce a reliable, standarized, and accessible data integration solution as a foundation for decision-making in accelerating stunting reduction