Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORE DENGAN SIKAP PENANGANAN DISMENORE Susiloningtyas, Luluk
EMBRIO Vol 10 No 1 (2018): EMBRIO (MEI 2018)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.858 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol10.no1.a1498

Abstract

Dismenore adalah masalah menstruasi yang terjadi pada remaja. Masih banyak remaja yang kurang mengerti tentang sikap penanganan dismenore. Salah satu faktor yang mempengaruhi sikap adalah pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang dismenore dengan sikap penanganan dismenore di MTs Zainul Hasan Desa Sambirejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Tahun 2017. Design Penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini remaja putri di MTs Zainul Hasan yang didapatkan sampel berjumlah 81 responden yang diambil dengan teknik Stratified random sampling. Pengambilan data pengetahuan dan sikap dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Spearman’s Rank. Hasil peneltian menunjukkan bahwa dari 81 responden, sebagian besar yaitu 46 responden (56,8%) berpengetahuan baik, sedangkan sikap penanganan dismenore sebagian besar yaitu 51 responden (63,0%) bersikap baik. Analisa hasil uji statistik menggunakan Spearman’s Rank didapatkan angka probabilitas (p) = 0,022 < 0,05), maka H0 ditolak H₁ direrima, berarti ada Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dismenore Dengan Sikap Penanganan Dismenore. Sedangkan nilai r = 0,254 menunjukkan hubungan positif rendah. Diharapkan kepada remaja putri untuk lebih meningkatkan lagi pengetahuan tentang dismenorhea dengan sesering mungkin membaca buku, mencari informasi dimedia massa, orang tua, teman dan aktif bertanya kepada petugas kesehatan.
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA KADER POSYANDU TENTANG PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DARI KELOR, SUSU DAN MADU (KESUMA) Jaya, Susanti Tria; Susiloningtyas, Luluk; Wardhani, Ratih Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i1.1395

Abstract

Kelor, Susu Sapi dan Madu merupakan sumber daya alam lokal yang memiliki potensi yang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi balita. Tiga komponen memiliki nilai gizi yang tinggi untuk pertumbuhan dan perkembangan balita. Desa Babadan adalah salah satu desa di Lereng Gunung Kelud Kabupaten Kediri yang mimiliki banyak pohon kelor, mampu menghasilkan susu sapi  1.000.962 liter/tahun, dan banyak ditemukan glodok madu dirumah warganya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang pemberian makanan tambahan dari kelor, susu dan madu (Kesuma). Metode pelaksanaan kegiatan langsung melalui sosialisai masyarakat mengenai manfaat dan cara pengolahan makanan tambahan kepada balita dari kelor, susu dan madu. Kegiatan dilaksanakan di desa Babadan pada bulan Juli-September 2023. Hasil kegiatan yang dilaksanakan berjalan lancer, hadir 25 kader posyandu sebagai peserta yang berperan aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Diharapkan dengan kegiatan ini kader dapat memanfaatkan sumber daya alam lokal dari kelor, susu dan madu menjadi berbagai olahan makanan tambahan balita untuk mengatasi masalah gizi di Desa Babadan.
Pengelolaan Dana Desa untuk Kesehatan di Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Zeho, Fannidya Hamdani; Susiloningtyas, Luluk; Cahyono, Aris Dwi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i3.2059

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemerintah desa di desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dalam pengelolaan Dana Desa dalam bidang kesehatan. Untuk melihat kemampuan pemerintah desa dalam pengelolaan Dana Desa maka penulis merujuk pada pengelolaan yaitu mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pelaporan dan pertanggungjawaban. Metode yang digunakan untuk merealisasikan program pengabdian masyarakat ini adalah pemaparan materi, pendampingan, evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa kemampuan pemerintah desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri sebenarnya dari segi aspek kemampuan dalam administratif sudah baik dan selalu mengalami perbaikan dari tahun ke tahun, akan tetapi dari segi penentuan program kerja dalam penggunaan Dana Desa masih minim. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni ; (1) terpusatnya segala urusan yang ada di desa pada pemerintahan desa, (2) belum maksimalnya pengawasan oleh tim pengawas, dan (3) masyarakat desa yang kurang berpartisipasi secara aktif dalam menentukan kegiatan.
Pendampingan Penatalaksanaan Lansia dalam Pencegahan Komplikasi Diabetes Melitus Rahayu, Dwi; Atmojo, Didik Susetiyanto; Rahmawati, Erni; Susiloningtyas, Luluk
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4418

Abstract

Penyakit tidak menular merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia dan di Indonesia. Penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus merupakan penyakit terbanyak pada lanjut usia. Diabetes mellitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang menyebabkan hiperglikemia kronis. Pengelolaan diabetes, untuk mencapai kendali glukosa darah yang baik diperlukan penatalaksanaan holistik meliputi edukasi, aktivitas fisik, pemberian obat-obatan, pengaturan diet serta pemantauan glukosa darah. Pengelolaan DM yang tidak tepat dapat memicu terjadinya komplikasi serius pada penyakit ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pendampingan lansia dalam pencegahan komplikasi diabetes melitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah metode Participatory Rural Apraissal (PRA) sehingga tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat dapat bertindak sebagai fasilitator dan langsung dapat memfasilitasi warga. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan September dengan kegiatan pendampingan pelatihan senam kaki diabetik, pemilihan penggunaan alas kaki serta edukasi, pengaturan diet diabetes melitus, monitoring kadar glukosa darah serta monitoring Ancle Brachial Index (ABI) pada lansia. Peserta dalam pengabdian masyarakat ini sebanyak 42 lansia yang tergabung dalam kelompok posyandu lansia “Dahlia” Dusun Cangkring Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Peserta pengabdian masyarakat sangat puas dan berkomitmen akan melakukan rangkaian kegiatan untuk pencegahan komplikasi pada penyakit Diabetes Melitus.
Stunting Data Warehouse Modeling for Dashboards at the P2KBP3A Office Tohir, Arik Sofan; Suryono, Suryono; Susiloningtyas, Luluk; Cahyono, Aris Dwi; Zeho, Fannidya Hamdani
Generation Journal Vol 9 No 2 (2025): Generation Journal
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/gj.v9i2.25644

Abstract

The P2KBP3A Office of Kediri Regency is one of the agencies that handles stunting issues. To collect data on children under two years of age (baduta) in each village, this agency is assisted by cadres in each region. The data that has been collected certainly needs to be processed in order to produce information that is useful for decision makers in determining policies. Processing large amounts of data requires data warehouse technology as one of the solutions. In designing this data warehouse, the Nine Step Kimball method with the Star Schema diagram model was used. With this data warehouse, information on the number of stunting cases in each area can be obtained, starting from the sub-district level, village, to hamlet. Additionally, data can also be viewed based on the target and the status of that target, whether it is normal, stunted, wasted, stunted and wasted, or pre-stunted
PENDIDIKAN KESEHATAN PADA KADER POSYANDU TENTANG PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DARI KELOR, SUSU DAN MADU (KESUMA) Jaya, Susanti Tria; Susiloningtyas, Luluk; Wardhani, Ratih Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 5 No. 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i1.1395

Abstract

Kelor, Susu Sapi dan Madu merupakan sumber daya alam lokal yang memiliki potensi yang baik untuk memenuhi kebutuhan gizi balita. Tiga komponen memiliki nilai gizi yang tinggi untuk pertumbuhan dan perkembangan balita. Desa Babadan adalah salah satu desa di Lereng Gunung Kelud Kabupaten Kediri yang mimiliki banyak pohon kelor, mampu menghasilkan susu sapi  1.000.962 liter/tahun, dan banyak ditemukan glodok madu dirumah warganya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang pemberian makanan tambahan dari kelor, susu dan madu (Kesuma). Metode pelaksanaan kegiatan langsung melalui sosialisai masyarakat mengenai manfaat dan cara pengolahan makanan tambahan kepada balita dari kelor, susu dan madu. Kegiatan dilaksanakan di desa Babadan pada bulan Juli-September 2023. Hasil kegiatan yang dilaksanakan berjalan lancer, hadir 25 kader posyandu sebagai peserta yang berperan aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Diharapkan dengan kegiatan ini kader dapat memanfaatkan sumber daya alam lokal dari kelor, susu dan madu menjadi berbagai olahan makanan tambahan balita untuk mengatasi masalah gizi di Desa Babadan.
Pendampingan Analisis Implementasi Ketepatan Identifikasi Pasien dalam Standar Sasaran Keselamatan Pasien di Puskesmas Kunjang Kabupaten Kediri Zeho, Fannidya Hamdani; Suryono; Susiloningtyas, Luluk; Cahyono, Aris Dwi; Tohir, Arik Sofan; Nuradiva, Agista Lutvi
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.21148

Abstract

Pendahuluan: Keselamatan pasien merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius. Salah satu standar penting dalam keselamatan pasien adalah ketepatan identifikasi pasien. Implementasi ketepatan identifikasi pasien sering terkendala oleh kebiasaan petugas kesehatan yang kurang teliti, terutama ketika mereka merasa lelah atau terlalu mengandalkan rutinitas, dengan ketepatan identifikasi pasien akan mengurangi terjadinya resiko keselamatan pasien. Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis implementasi ketepatan identifikasi pasien dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam penerapan sasaran keselamatan pasien di Puskesmas Kunjang. Pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan Pegawai loket, tim keselamatan pasien, perawat, kepala puskesmas dan pasien dalam pelaksanaan identifikasi pasien di Puskesmas Kunjang sudah sesuai standar. Metode: Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi/Pelatihan dengan Demonstrasi langsung bagaimana cara menggunakan power point dengan alat bantu seperangkat media komputer/laptop. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan Februari - Mei 2025 di Puskesmas Kunjang kabupaten Kediri. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pelaksanaan identifikasi pasien di Puskesmas Kunjang sudah berjalan tetapi belum memenuhi standar. Kesimpulan: Komunikasi dengan pasien yang belum berjalan dengan baik, pasien yang tidak membawa kartu identitas, pemahaman petugas Kesehatan yang masih kurang terhadap SOP, Kurangnya ketelitian pada petugas, Beberapa saran yang direkomendasikan dalam pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan ketelitian petugas dalam identifikasi pasien dengan pelatihan dan evaluasi, Sosialisasikan kebijakan dan prosedur identifikasi pasien kepada seluruh petugas kesehatan.
PERAN SDMK PADA PENERAPAN APLIKASI SEHAT INDONESIAKU DALAM PENGELOLAAN DATA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR Cahyono, Aris Dwi; Susiloningtyas, Luluk; Zeho, Fannidya H.
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.967

Abstract

Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) merupakan aplikasi yang bertujuan mentransformasikan layanan kesehatan untuk melakukan pecatatan data pasien yang lebih efisien dan terintegrasi dalam data base. Peran SDMK dibutuhkan pada pencatatan dan pelaporan data program pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di Puskesmas. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran SDMK pada penerapan aplikasi sehat indonesiaku dalam pengelolaan data deteksi dini penyakit tidak menular. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 40 yang terdiri dari Kader PTM di Puskesmas Badas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Metode analisis data dalam penelitian dilakukan secara deskriptif dengan perhitungan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan variabel memiliki nilai rata-rata yaitu pada aspek performance (3,9) kategori baik, aspek information (4,14) kategori baik, aspek economics (3,96) kategori baik, aspek control (4,09) kategori baik, aspek efficiency (4,08) kategori baik, dan aspek service (4,14) kategori baik. Dapat disimpulkan untuk penilaian yang dilakukan responden menunjukkan bahwa peran SDMK pada penerapan ASIK dapat dikategorikan baik. Namun perlu adanya perbaikan pada aspek performance terkait sistem yang sering mengalami error. Maka perlu lebih mengoptimalkan pelatihan dan sosialisasi ASIK secara rutin sehingga peran SDMK dalam penerapan ASIK dapat dioptimalkan dan menjadi lebih baik lagi.