Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan kelompok yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa secara komprehensif karena kompleksitas gejala, tingginya risiko kekambuhan, serta dampaknya terhadap fungsi sosial dan kualitas hidup. Pengobatan ODGJ tidak hanya bertujuan mengendalikan gejala akut, tetapi juga meningkatkan pemulihan jangka panjang dan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif berbagai pendekatan pengobatan ODGJ berdasarkan temuan ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal dan artikel penelitian selama lima tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (literature review). Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel pada basis data Google Scholar, PubMed, dan Cochrane menggunakan teknik purposive sampling dengan proses seleksi artikel mengikuti alur PRISMA. Dari total 45 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 5 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif-analitik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengobatan ODGJ berkembang ke arah pendekatan yang lebih berbasis bukti, individual dan terintegrasi, khususnya melalui kombinasi terapi farmakologis seperti antipsikotik generasi kedua, antipsikotik injeksi kerja panjang, serta penyesuaian regimen terapi pada kondisi khusus seperti agitasi, resistensi obat dan komorbiditas. Selain itu, adaptasi sistem layanan kesehatan dan dukungan psikososial berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan luaran klinis. Kesimpulannya, pengobatan ODGJ yang efektif memerlukan pendekatan holistik dan berkelanjutan yang mengintegrasikan terapi farmakologis, psikososial, serta dukungan keluarga dan komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup dan pemulihan pasien.