Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DI SMA NEGERI 15 MEDAN Nugraha, Muhammad Akbar; Muchtar, Asmaji; Makhsun, Toha
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the implementation of Islamic education learning methods, the role of Islamic Education teachers, and the factors affecting the quality of learning in instilling the values of religious moderation at SMA Negeri 15 Medan. The research approach uses a qualitative descriptive method with data collection through interviews, observations, and document studies. The research results show that the Islamic religious education methods applied include dialogue approaches, case studies, project-based learning, the use of multicultural resources, contextual learning, and collaborative learning. These methods are effective in enhancing students' understanding of moderate, tolerant, and applicable religious values. The role of Islamic Religion teachers is very significant as facilitators and role models in fostering attitudes of tolerance, justice, and cooperation among students. The competence of teachers, leadership, and the ability to understand students' backgrounds are key to the success of implementing religious moderation. Factors that influence the quality of learning consist of internal and external aspects. Internal factors include teacher competence, student motivation, and teaching methods, while external factors encompass school policy support, availability of facilities, and an inclusive social environment. The synergy between teachers, students, school staff, and parents becomes an important foundation in the successful implementation of religious moderation values. This research concludes that the application of religious moderation values not only enhances the quality of Islamic religious education but also shapes students who are capable of living harmoniously in a diverse society.Keywords: Religious moderation, teaching methods, teacher's role, quality of learning, Islamic religious education.
Pendekatan Pengobatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ): Tinjauan Literatur Berbasis Bukti Ilmiah Lima Tahun Terakhir Prihanto, Sidik; Nugraha, Muhammad Akbar; Handayani, Dian; Hartika, Andi Yuniarsy; Wulandari, Desi; Andriyani, Fitri; Riyani, Indah; Elia, Elia; Y, Ismaiyah; Apriyurita, Apriyurita
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1428

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan kelompok yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa secara komprehensif karena kompleksitas gejala, tingginya risiko kekambuhan, serta dampaknya terhadap fungsi sosial dan kualitas hidup. Pengobatan ODGJ tidak hanya bertujuan mengendalikan gejala akut, tetapi juga meningkatkan pemulihan jangka panjang dan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif berbagai pendekatan pengobatan ODGJ berdasarkan temuan ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal dan artikel penelitian selama lima tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (literature review). Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel pada basis data Google Scholar, PubMed, dan Cochrane menggunakan teknik purposive sampling dengan proses seleksi artikel mengikuti alur PRISMA. Dari total 45 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 5 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif-analitik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengobatan ODGJ berkembang ke arah pendekatan yang lebih berbasis bukti, individual dan terintegrasi, khususnya melalui kombinasi terapi farmakologis seperti antipsikotik generasi kedua, antipsikotik injeksi kerja panjang, serta penyesuaian regimen terapi pada kondisi khusus seperti agitasi, resistensi obat dan komorbiditas. Selain itu, adaptasi sistem layanan kesehatan dan dukungan psikososial berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan luaran klinis. Kesimpulannya, pengobatan ODGJ yang efektif memerlukan pendekatan holistik dan berkelanjutan yang mengintegrasikan terapi farmakologis, psikososial, serta dukungan keluarga dan komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup dan pemulihan pasien.
Pendekatan Pengobatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ): Tinjauan Literatur Berbasis Bukti Ilmiah Lima Tahun Terakhir Prihanto, Sidik; Nugraha, Muhammad Akbar; Handayani, Dian; Hartika, Andi Yuniarsy; Wulandari, Desi; Andriyani, Fitri; Riyani, Indah; Elia, Elia; Y, Ismaiyah; Apriyurita, Apriyurita
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1428

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan kelompok yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa secara komprehensif karena kompleksitas gejala, tingginya risiko kekambuhan, serta dampaknya terhadap fungsi sosial dan kualitas hidup. Pengobatan ODGJ tidak hanya bertujuan mengendalikan gejala akut, tetapi juga meningkatkan pemulihan jangka panjang dan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif berbagai pendekatan pengobatan ODGJ berdasarkan temuan ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal dan artikel penelitian selama lima tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (literature review). Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel pada basis data Google Scholar, PubMed, dan Cochrane menggunakan teknik purposive sampling dengan proses seleksi artikel mengikuti alur PRISMA. Dari total 45 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 5 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif-analitik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengobatan ODGJ berkembang ke arah pendekatan yang lebih berbasis bukti, individual dan terintegrasi, khususnya melalui kombinasi terapi farmakologis seperti antipsikotik generasi kedua, antipsikotik injeksi kerja panjang, serta penyesuaian regimen terapi pada kondisi khusus seperti agitasi, resistensi obat dan komorbiditas. Selain itu, adaptasi sistem layanan kesehatan dan dukungan psikososial berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan luaran klinis. Kesimpulannya, pengobatan ODGJ yang efektif memerlukan pendekatan holistik dan berkelanjutan yang mengintegrasikan terapi farmakologis, psikososial, serta dukungan keluarga dan komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup dan pemulihan pasien.