Penelitian ini bertujuan meningkatkan literasi membaca siswa kelas IV SD Negeri IV Tomohon melalui penerapan media digital interaktif. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes literasi membaca, wawancara, serta dokumentasi selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi membaca siswa meningkat secara signifikan dari pra-siklus ke siklus II. Pada pra-siklus, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menemukan gagasan pokok, menjawab soal inferensial, dan memahami kosakata. Siklus I menunjukkan peningkatan pemahaman literal melalui penggunaan video cerita dan aplikasi membaca digital, meskipun siswa masih membutuhkan bimbingan dalam menavigasi media. Pada siklus II, pendampingan yang lebih intensif dan penggunaan media digital berbasis animasi berhasil meningkatkan keterlibatan, kemandirian, serta kemampuan inferensial siswa. Peningkatan ketuntasan dari 30% menjadi 85% menunjukkan efektivitas media digital interaktif dalam memperkuat motivasi, fokus, dan kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa teknologi yang dipadukan dengan scaffolding dan strategi membaca dapat menjadi solusi efektif bagi pengembangan literasi abad ke-21 di sekolah dasar..