Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen merek yang diterapkan oleh Mie Gacoan Tuban dalam membangun brand image di kalangan konsumen milenial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan konsumen milenial di Tuban, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mie Gacoan Tuban menerapkan strategi manajemen merek yang komprehensif dengan mengintegrasikan keunggulan harga (price branding), identitas visual yang modern (place branding), dan komunikasi pemasaran yang adaptif. Strategi perubahan nama menu menjadi istilah permainan tradisional ditemukan sebagai langkah krusial dalam menjaga reputasi merek agar tetap positif dan inklusif. Di kalangan milenial Tuban, Mie Gacoan berhasil membangun citra sebagai merek yang trendy dan memiliki nilai tinggi (value for money). Kekuatan word of mouth digital dan viralitas media sosial menjadi pilar utama yang memperkuat kesadaran merek, yang pada akhirnya menciptakan loyalitas konsumen yang stabil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinkronisasi antara pengalaman fisik di outlet dan janji merek di media sosial adalah kunci keberhasilan manajemen merek Mie Gacoan dalam memenangkan pasar milenial di Tuban.