Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Intervensi Operasional dan Digital untuk Peningkatan Keberlanjutan UMKM Kuliner di Lamongan : Penelitian Miftahqul Mauliddia Rakhmawati; Nur Indah Charisma Zogi Martana; Habib Ramadhan; Rizky Wahyudha Rosiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4504

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are a vital foundation for the stability and acceleration of national economic growth, reflected in the growth figure of Indonesia’s Gross Domestic Product (GDP) at 5.12% in the Second Quarter of 2025. The ready-to-eat food sector, especially the seblak business, is a highly dynamic and prospective segment. This community service report presents the results of mentorship focused on Seblak Lahrisa Prasmanan MSME in Lamongan, with the main goal of providing solutions to four constraints that hinder business growth. These challenges include service flow inefficiency which creates a queue buildup (bottleneck) at the cashier area, the absence of financial statement documentation leading to profitability ambiguity, constraints in finding and recruiting adequate human resources, and the urgency to expand market reach through a digital platform (website). The implemented solution interventions include designing an operational flowchart to solve the queuing problem, creating a simple financial reporting template based on Microsoft Excel to achieve financial transparency, reformulating recruitment policies to be more open and competence-oriented, and developing a website as a digital ordering center. The achievement of this activity is the availability of visual and analytical instruments for the MSME to enhance operational performance, financial accountability, the effectiveness of the HR management system, while simultaneously creating a solid foundation for digital market expansion.
Makna Menjaga Lingkungan Sosial Masyarakat Desa Nyiur Tebel Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Habib Ramadhan; Muh. Zakaria
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47137

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga lingkungan sosial dalam kehidupan masyarakat desa sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam, seperti kepedulian sosial, ukhuwah, dan tanggung jawab kolektif. Dalam masyarakat desa yang memiliki hubungan sosial erat dan interaksi yang intens, menjaga lingkungan sosial menjadi faktor penting dalam menciptakan harmoni dan keseimbangan kehidupan bersama. Namun, perkembangan sosial modern berpotensi menggeser nilai-nilai tersebut, sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai bagaimana masyarakat memaknai konsep ini dalam perspektif keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna menjaga lingkungan sosial menurut pandangan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat desa yang mencakup orang tua dan remaja. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan menganalisis nilai-nilai Pendidikan Agama Islam yang terkandung dalam praktik menjaga lingkungan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menjaga lingkungan sosial tidak hanya dipahami sebagai hubungan interpersonal, tetapi juga sebagai implementasi nilai Islam seperti ta’awun, ukhuwah Islamiyah, dan amar ma’ruf nahi munkar, yang tercermin dalam aktivitas gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat.