Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Peran Aparat Desa Kotandelu melalui Pelatihan Teknologi Digital Canva dan AI sebagai Upaya Modernisasi Administrasi Desa: Pengabdian Zaina Anwar; Tiara Oktaviani; Helena Hale; Veronika Dua Riong; Sisilia Dua Bura; Maria Hestiana; Hasriani; Yeyen; Nadila; Yohanis Marianus Deku; Rony Hacarmawi Nauf; Fransiska Fritilia; Vinsesnsuis Herianto Ndori
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4903

Abstract

Administrasi desa yang masih dikelola secara manual sering menjadi hambatan dalam mewujudkan tata kelola desa yang modern, efisien, dan transparan. Aparat Desa Kotandelu masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital, terutama dalam penyusunan dokumen resmi dan pembuatan desain publikasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat peran aparat desa melalui pelatihan penggunaan aplikasi desain Canva dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai upaya modernisasi administrasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan tahapan observasi awal, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya penguatan peran aparat desa dalam melaksanakan administrasi dan publikasi dengan lebih cepat, efisien, dan mandiri. Canva memudahkan aparat desa menghasilkan media informasi tanpa bergantung pada pihak luar, sedangkan AI membantu mempercepat penyusunan dokumen administratif dengan akurasi tinggi. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa literasi digital berperan penting dalam meningkatkan efektivitas kerja aparatur desa dan kualitas layanan publik. Dengan demikian, pelatihan Canva dan AI terbukti menjadi strategi sederhana namun tepat sasaran dalam mendorong penguatan peran aparat desa di era digital. Ke depan, penguasaan teknologi digital diharapkan dapat diperluas agar aparat desa semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu menghadirkan layanan administrasi yang lebih profesional, transparan, dan inovatif.