Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Swamedikasi Batuk serta Obat Herbal yang dapat Mengatasi Batuk di Desa Wisata Krebet Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul Fauziyah, Laiza Nurannisa; An-nisa, Sri Ayu; Septio, Febri; Monoarfa, Desy Safitri; Hasibuan, Desfi Putri Barumun; Anggraeni, Tiara; Aulia, Eka Ina; Jaya, Rio Bagor; Mujiyasari, Hermia; Rosalina, Septi; Gunawan, Adhi
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(2).83-89

Abstract

Swamedikasi dan penggunaan obat herbal telah menjadi langkah awal yang umum dilakukan oleh masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan ringan, termasuk batuk. Namun, minimnya pengetahuan tentang obat-obatan dan kurangnya kesadaran terhadap risiko pengobatan mandiri dapat menyebabkan medication error. Oleh karena itu, penyuluhan mengenai swamedikasi batuk dan penggunaan obat herbal menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat. Metode penyuluhan yang dilakukan meliputi penyampaian informasi melalui media PPT dan leaflet, serta sesi tanya jawab untuk memperjelas pemahaman. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang jenis-jenis batuk, obat-obatan herbal yang efektif, dan etika batuk yang benar. Meskipun demikian, tantangan dalam mempertahankan perubahan perilaku masih ada, sehingga diperlukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Analisis Hubungan Komorbid Hipertensi dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Monoarfa, Desy Safitri; Ananda, RA Dewinta Sukma; Dwinta, Eliza; Kusumawardhani, Nurul
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 22 No. 02 Desember 2025
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Prevalensi GGK dengan hemodialisis terbesar di Indonesia dengan urutan ke-3 yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,51%. Hipertensi adalah komorbid utama pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Terapi hemodialisis dilakukan untuk mempertahankan kelangsungan hidup pasien GGK dan dapat memengaruhi kualitas hidup pasien GGK. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara komorbid hipertensi dengan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisis rutin di Klinik Hemodialisis Nitipuran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif observasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel diambil secara purposive sampling. Sebanyak 104 peserta telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan CRF, rekam medis, dan kuesioner EQ-5D-3L. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Odds Ratio untuk menilai hubungan hipertensi dengan kualitas hidup, dengan tingkat signifikansi p value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pasien dengan komorbid hipertensi memiliki proporsi kualitas hidup tinggi sebesar (52,6%), sedangkan pasien tanpa komorbid hipertensi memiliki proporsi lebih tinggi, yaitu (75,0%). Sebaliknya, proporsi kualitas hidup rendah lebih besar pada pasien dengan hipertensi (47,4%) dibandingkan pada pasien non-hipertensi (25,0%). Hasil analisis hubungan antara komorbid hipertensi dan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik (p=0,040; OR=2,7; CI 95%: 1,027–7,099). Dapat disimpulkan bahwa pasien GGK dengan komorbid hipertensi memiliki risiko 2,7 kali lebih besar untuk mengalami kualitas hidup yang buruk dibandingkan dengan pasien tanpa hipertensi.