Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Optimalisasi Pemanfaatan Ikan Manyung Asap Menjadi Abon Ikan Manyung Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Kelurahan Pasarbatang Brebes Gunawan, Adhi; Setiawan , Andi; Ayu Qotrun Nada, Diah; Mayan Fauni, Eni; Charyani, Inda; Yusuf, Iwan; Oktasani, Nafaati; Ratnasari, Nor Indah; Dewi Trisnawati, Qori; Nugroho, Suryo; Aditya, Tirta
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v9i1.196

Abstract

Stunting is a condition of malnutrition in toddlers that occurs due to limited access to food in a family, causing the individual's body to not fulfill nutritional intake. In addition to ensuring nutritional value, the safety aspect of food content is one of the factors for indirect editing. The use of local food that is safe and has good nutritional content can be an alternative in overcoming a family and individual limitations in innovating nutritious food. One of the existing potentials is the existence of smoked fish SMEs in RW 9 Pasarbatang Village which can be innovated into a sea catfish floss. The purpose of community service is to increase knowledge of the Pasarbatang sub-district community in utilizing the local food potential of smoked sea catfish into shredded sea catfish as an alternative food to prevent stunting. The method implemented in this community service istransfer knowledge Then in the introduction stage to the community, an audience was carried out and the handing over of the booklet to the Pasarbatang Kelurahan so that in the future it could be further socialized regarding stunting prevention food innovations to the Pasarbaatang Kelurahan Community. The result of this service is that the Pasarbatang Village knows about food innovations that can be developed from existing MSMEs so that local processed food innovations for smoked catfish become an alternative food for stunting prevention, namely shredded sea catfish.
PENYULUHAN KOSMETIKA HERBAL UNTUK WAJAH DAN PEMBUATAN MASKER BUBUK ORGANIK DI KRAPYAK WETAN Fatmawati, Annisa; Suprapti, Sri; Puspitasari, Ade; Solikah, Wahyu Yuliana; Gunawan, Adhi
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i2.310

Abstract

Masyarakat di Dusun Krapyak Wetan RT 05 belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang kosmetika herbal. Kecantikan wajah merupakan fitrah alami yang diberikan kepada setiap wanita. Penampilan dari wajah dapat dijaga dengan membersihkan dan merias dengan kosmetika. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu PKK RT.05 Dusun Krapyak Wetan, Kecamatan Sewon, Bantul, DIY, dalam memilih kosmetik herbal yang aman dan ramah lingkungan. Metode kegiatan ini dengan penyampaian materi edukasi dan workshop pembuatan masker bubuk organik berbahan dasar daun kelor (Moringa oleifera) dan daun bidara (Ziziphus mauritiana). Lokasi kegiatan bertempat di salah satu rumah warga di Dusun Krapyak Wetan RT 05. Berbagai media digunakan untuk mendukung penyampaian materi dalam kegiatan pengabdian masyarakat di acara PKK, antara lain booklet “Kosmetika Herbal untuk Wajah dan Formulasi Masker Bubuk Organik”, laptop, ponsel, proyektor, dan paket produk masker bubuk organik.Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, sebanyak 55 anggota PKK hadir. Setelah dilaksanakan pengabdian masyarakat ini, terdapat peningkatan wawasan anggota PKK terhadap manfaat kosmetik herbal dan cara pembuatan serta penggunaan masker bubuk organik serta keamanan produk kosmetika herbal. Implikasi Kolaborasi pengabdian dosen dan mahasiswa memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk menambah wawasan serta gambaran peluang usaha dari pemanfaatan bahan alam menjadi produk bernilai ekonomi.
UJI AKTIVITAS SUSPENSI SERBUK SPIRULINA PLATENSIS TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON DAN HISTOPATOLOGIK TESTIS TIKUS WISTAR DIABETES YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Gunawan, Adhi; Kintoko, Kintoko; Yuliani, Sapto; Shabrina, Ayu
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4402

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang dapat mengganggu fungsi reproduksi pada pria yaitu penurunan kadar hormon testosteron dan kerusakan jaringan testis. Spirulina platensis mengandung fikosianin sebagai antioksidan yang efektif untuk menurunkan kadar gula darah dan kerusakan organ reproduksi pria. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek Spirulina platensis (SP) terhadap kadar hormon testosteron serta gambaran histopatologik testis tikus jantan diabetes yang diinduksi Streptozotocin (STZ). Tikus dibagi menjadi 6 kelompok yang terdiri dari K1 (tikus diberikan suspensi CMC-Na), K2 (tikus yang diinduksi STZ dosis tunggal 45 mg/kgBB), K3 (tikus diberikan suspensi SP 36 mg/200gBB), kelompok 4; 5 dan 6 (tikus diabetes diberikan suspensi SP 36 mg/200kgBB; 72 mg/200gBB dan 144 mg/200gBB). Penelitian dilakukan selama 28 hari dengan parameter yang diamati adalah kadar gula darah, kadar testosteron dan gambaran histopatologik testis dengan Hematoksilin - Eosin (HE). Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan dengan Spirulina platensis mampu meningkatkan kadar hormon testosteron yaitu 0,82 µG/mL, 1,13 µG/mL dan 1,66 µG/mL (p < 0,05) dibandingkan kelompok tikus diabetes. Spirulina platensis juga mampu mencegah kerusakan epitel tubulus seminferus pada testis dibandingkan kelompok diabetes. Pada hewan uji yang diberikan dosis 144 mg/kgBB memberikan aktivitas paling baik dalam menghambat kerusakan jaringan testis disebabkan oleh induksi STZ. Kata kunci: diabetes mellitus, gangguan reproduksi, hormon testosteron, Spirulina platensis
Formulasi dan Uji SPF Sediaan Lip Cream Kombinasi Ekstrak Bunga Telang dan Minyak Lemon Rahmawati, Suci; Fatmawati, Annisa; Gunawan, Adhi
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1696

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV), khususnya UV-B, dapat menyebabkan kerusakan kulit termasuk pada area bibir yang memiliki lapisan pelindung tipis. Penggunaan sediaan lip cream sebagai pelindung bibir dari radiasi UV dengan bahan aktif alami kaya antioksidan menjadi solusi potensial. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi sediaan lip cream berbasis kombinasi ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan minyak lemon (Citrus limon L.) terhadap sifat fisik dan nilai Sun Protection Factor (SPF). Ekstraksi bunga telang dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, menghasilkan rendemen sebesar 37,4%. Lip cream diformulasi dalam enam variasi formula dengan kombinasi dan konsentrasi berbeda. Evaluasi dilakukan terhadap sifat organoleptik, homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat, pH, daya oles, dan preferensi hedonik, serta pengujian nilai SPF secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki pH dalam rentang aman (6–7) dan tekstur krim homogen. Formula dengan kombinasi ekstrak 1,5 gram dan minyak lemon 0,5 gram (F3) menunjukkan nilai SPF tertinggi sebesar 6,49 (kategori proteksi ekstra). Penambahan kombinasi bahan aktif memengaruhi viskositas dan daya lekat secara signifikan, namun tidak berpengaruh nyata terhadap daya sebar. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak bunga telang dan minyak lemon dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam lip cream alami yang efektif sebagai tabir surya.
Standardisasi Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Serbuk Kulit Jeruk Lemon (Citrus limon (L.) Osbeck) Ningsih, Nurfidiatun; Wulandari, Ari Susiana; Gunawan, Adhi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i2.5138

Abstract

Jeruk Lemon (Citrus limon (L.) Osbeck) merupakan salah satu varietas jeruk lemon yang ditanam secara komersial di Indonesia. Kebanyakan limbah kulit jeruk lemon hanya dibuang begitu saja, tampa dimanfaatkan secara optimal. Untuk menangani masalah sampah, salah satu usaha yang sering dilakukan yaitu mengolah atau mendaur ulang sampah menjadi produk atau bahan yang berguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah serbuk kulit jeruk lemon (KJL) (Citrus limon (L.) Osbeck) telah memenuhi standarisasi parameter spesifik dan non spesifik. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Standarisasi yang dilakukan ada dua yaitu standarisasi spesifik dan non-spesifik. Standarisasi spesifik terdiri dari uji identitas, organoleptik, dan kadar senyawa larut air dan etanol. Standarisasi non spesifik meliputi uji susut pengeringan, kadar air, dan kadar abu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa parameter spesifik organoleptis hasil berbentuk serbuk, warna kuning pucat, bau khas dan rasa pahit, penetapan senyawa larut air dengan hasil 9,3382% dan senyawa larut etanol dengan hasil 5,480%. Parameter non-spesifik didapatkan nilai rata-rata susut pengeringan 3,09 %, kadar air 6,26%, dan penetapan kadar abu 1,315%.
Analisis Adverse Drug Reaction (ADR) Pengobatan Diabetes Melitus Nefropati Terhadap Clinical Outcome di RSUD Panembahan Senopati Bantul Nurhasanah, Nurhasanah; Nurinda, Eva; Indrayana, Sofyan; Aprianto A, Diki; Gunawan, Adhi; Susiana Wulandari, Ari; Khoiriyah, Muhimmatul; Solikhah, Wahyu Yuliana; Desi, Sundari; Puspitasari, Ade
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v9i2.6630

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit kronis atau gangguan metabolisme kronis multifaktorial, ditandai dengan tingginya kadar gula darah terkait gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, protein akibat malfungsi insulin. Komplikasi yang ditimbulkan dari Diabetes Melitus akan menyebabkan pasien sebanyak 20% hingga 40% mengalami nefropati diabetik atau gagal ginjal stadium akhir. Dalam mengatasi konsekuensi akibat nefropati, maka obat merupakan pilihan yang diambil. Dari obat yang diberikan mempunyai efek obat berbeda setiap pasien, karena setiap obat memiliki mekanisme kerja dan tempat kerja yang berbeda yang akhirnya menyebabkan perubahan respon obat dan munculnya ADR. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh Adverse Drug Reaction (ADR) pada diabetes melitus nefropati terhadap outcome klinik di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Desain penelitian berupa penelitian non eksperimental dengan menggunakan teknik retrospektif yaitu pengamatan kasus dari rekam medis pasien. Metode pengambilan sampel ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara ADR dengan clinical outcome berdasarkan nilai GDS pada pasien DM nefropati di RSUD Panembahan Senopati Bantul di hari pertama dan ketiga yang di tunjukan oleh nilai p value 0,621 dan 0,728 (p>0,05). Mayoritas responden mengalami ADR dari pengobatan yaitu sebanyak 37 responden (58,7%), sedangkan 26 responden (41,3%) lainnya tidak mengalami ADR dari pengobatan
Penyuluhan Swamedikasi Batuk serta Obat Herbal yang dapat Mengatasi Batuk di Desa Wisata Krebet Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul Fauziyah, Laiza Nurannisa; An-nisa, Sri Ayu; Septio, Febri; Monoarfa, Desy Safitri; Hasibuan, Desfi Putri Barumun; Anggraeni, Tiara; Aulia, Eka Ina; Jaya, Rio Bagor; Mujiyasari, Hermia; Rosalina, Septi; Gunawan, Adhi
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(2).83-89

Abstract

Swamedikasi dan penggunaan obat herbal telah menjadi langkah awal yang umum dilakukan oleh masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan ringan, termasuk batuk. Namun, minimnya pengetahuan tentang obat-obatan dan kurangnya kesadaran terhadap risiko pengobatan mandiri dapat menyebabkan medication error. Oleh karena itu, penyuluhan mengenai swamedikasi batuk dan penggunaan obat herbal menjadi penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat. Metode penyuluhan yang dilakukan meliputi penyampaian informasi melalui media PPT dan leaflet, serta sesi tanya jawab untuk memperjelas pemahaman. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang jenis-jenis batuk, obat-obatan herbal yang efektif, dan etika batuk yang benar. Meskipun demikian, tantangan dalam mempertahankan perubahan perilaku masih ada, sehingga diperlukan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Pemberdayaan dan Peningkatan Pengetahuan Masyarakat melalui Tanaman Toga Seledri dan Sereh untuk Mencegah Hipertensi Saadah, Sofiatus; Yulian, Agung; Gunawan, Adhi; Aulia, Vikri; Ramadanisudin, Susi; Sanjani, Anggi Defiana; Aisyah, Esty Noor; Lantana, Alamanda Vinka; Patriansyah, Dicki; Anggraeni, Devy Mayang; Munandar, Aris
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(1).61-68

Abstract

Gaya hidup yang tidak sehat di masyarakat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti hipertensi, hiperkolesterol, diare dan lainnya. Tanaman obat keluarga (TOGA) dapat digunakan untuk meningkatkan kesehatan, mencegah dan pengobatan penyakit. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat keluarga (TOGA), khususnya Sereh dan Seledri, sebagai upaya preventif dan alternatif pengobatan hipertensi menggunakan bahan alam. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 Februari 2025 dengan metode sosialisasi dan pelatihan budidaya serta pengolahan TOGA secara langsung kepada masyarakat. Banyaknya kasus hipertensi di Dusun Turi memerlukan penanganan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat selain obat sintesis yaitu dengan pemanfaatan TOGA . Hasilnya sebagian besar masyarakat dusun Turi, kelurahan Sidomulyo sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini serta menambah pengetahuan bagi masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga untuk mencegah penyakit hipertensi, masyarakat juga mendapatkan pengetahuan bagaimana cara membudidayakan dan pengolahan TOGA untuk penyakit hipertensi.