Riset ini bemaksud untuk mengkaji pengaruh fear of missing out (FoMO), viral marketing, dan promosi penjualan pada keputusan pembelian konsumen di pusat perbelanjaan AEON DP Mall. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pemodelan persamaan struktural partial least squares (PLS-SEM). data didapatkan melalui pembagian kuesioner ke 115 responden yang sesuai persyaratan sebagai konsumen yang pernah berbelanja di AEON DP Mall menggunakan purposive sampling. Data diolah menggunakan SmartPLS 4.0 untuk menguji validitas, reliabilitas, dan hipotesis. Riset menunjukkan bahwa FoMO memiliki dampak positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian yang mengindikasikan bahwa dorongan psikologis untuk mengikuti tren memotivasi konsumen untuk melakukan pembelian. Pemasaran viral telah terbukti secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian dengan mempromosikan konten kreatif di media sosial yang meningkatkan kesadaran dan minat konsumen. Promosi penjualan menunjukkan pengaruh paling dominan yang mengindikasikan bahwa strategi promosi berupa discount, product bundling, dan flash sale sangat efektif dalam memengaruhi keputusan pembelian. Model penelitian dapat menjelaskan 52,4% (R² = 0,524) variasi dalam keputusan pembelian, sisanya sebesar 47,6% ditentukan aspek lain di luar model. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa ritel modern perlu mengintegrasikan strategi pemasaran yang memanfaatkan psikologi konsumen, viralitas konten digital, dan insentif promosi untuk mengoptimalkan konversi penjualan. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi aspek lain seperti kualitas produk, citra merek, dan pengalaman pelanggan yang dapat melengkapi pemahaman tentang penentu keputusan pembelian di industri ritel modern.