Mambu, Toar Deliezer Bram
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN PESERTA DIDIK: PERSPEKTIF TEORITIS DAN PRAKTIS DALAM SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA Sumual, Shelty D. M.; Rawis, Joulanda A. M.; Sigarlaki, Diana Lililyans; Mambu, Toar Deliezer Bram; Tasiringan, Hilda Anelin; Sengkey, Stevi B.
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i4.1305

Abstract

Student Management (Manajemen Peserta Didik/MPD) serves as a strategic component within the education system, functioning not only to maintain administrative order but also to facilitate the holistic development of learners. This study employs a qualitative literature review approach to explore the conceptual foundations of MPD, its theoretical basis, regulatory framework, and its practical implementation in educational settings. The analysis reveals that MPD is not limited to documentation or attendance monitoring; it is intricately connected to learner development theories, character formation, mental health considerations, and the overall effectiveness of instructional processes. An ideal MPD framework must be regulation-based, responsive to individual learner needs, data-driven, and capable of fostering a psychologically safe and productive learning environment. The findings highlight the critical role of MPD in supporting the implementation of the Merdeka Curriculum and the ongoing digital transformation in education. Accordingly, MPD must be strengthened through refined service structures, collaborative leadership, and improved digital literacy. This review concludes that MPD should not be perceived as a mere administrative function but as a strategic managerial system that underpins the comprehensive quality of education.
KASUS SERIAL RESEKSI HATI LAPAROSKOPI, SATU PUSAT PENGALAMAN 5 TAHUN Tendean, Michael; Mambu, Toar Deliezer Bram; Tjandra, Ferdinand; Salem, Billy Enos Christian Ratu; Panelewen, Jimmy; Ayawaila, Marven Stevano; Luciana, Fanni
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 1 (2026): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMM
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i1.37451

Abstract

Kanker hati merupakan penyebab kematian ketiga tertinggi akibat kanker secara global, dengan angka mortalitas di Indonesia mencapai 9,6% dan menempati urutan tertinggi kedua di dunia. Reseksi bedah tetap menjadi modalitas kuratif utama, sementara pendekatan laparoskopik semakin berkembang karena menawarkan keuntungan minimal invasif; namun, data mengenai luaran reseksi hati laparoskopik di Indonesia, khususnya kawasan timur, masih sangat terbatas. Kebaruan penelitian ini adalah penyajiannya sebagai laporan awal yang mendeskripsikan luaran reseksi hati laparoskopik di Indonesia timur, sehingga memberikan data dasar penting bagi pengembangan layanan bedah hepatobilier minimal invasif di wilayah dengan keterbatasan akses teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik demografis pasien, profil teknik operasi, serta luaran pasca reseksi hati laparoskopik pada kasus tumor hati di RSUD Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado. Penelitian observasional deskriptif dengan desain serial kasus prospektif ini melibatkan seluruh pasien yang menjalani reseksi hati laparoskopik periode 2019–2024, dengan pengumpulan data meliputi karakteristik demografis, parameter praoperasi, teknik intraoperatif berdasarkan terminologi Brisbane 2000, serta luaran pasca operasi berupa fungsi hati, komplikasi menurut klasifikasi Clavien–Dindo, dan kejadian gagal hati pasca hepatektomi (PHLF) berdasarkan kriteria International Study Group of Liver Surgery (ISGLS). Sebanyak 15 pasien dilibatkan, dengan mayoritas perempuan (66,7%) dan rerata usia 42,13 tahun; seluruh pasien memiliki fungsi hati Child–Pugh A. Tumor hati primer mendominasi (60%), dengan seluruh kasus ganas primer berupa karsinoma hepatoseluler. Mayoritas prosedur merupakan hepatektomi minor (80%) dengan transeksi parenkim menggunakan pisau bedah harmonik (86,7%). Tidak ditemukan kejadian PHLF maupun komplikasi mayor, sementara satu kasus kematian pasca operasi terjadi akibat sepsis. Secara keseluruhan, reseksi hati laparoskopik pada pasien tumor hati di pusat layanan ini menunjukkan luaran pasca operasi yang baik dengan angka komplikasi mayor yang rendah, sehingga mendukung penerapan pendekatan minimal invasif sebagai pilihan terapi yang aman dan potensial untuk dikembangkan di pusat layanan hepatobilier di Indonesia timur.