Lussy Carnellya Fitri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Toksisitas dan Gambaran Histologi Pankreas Mencit (Mus musculus) yang Diberikan Ekstrak Etil Asetat Ranting Puspa (Schima wallichii) sebagai Antidiabetes Lussy Carnellya Fitri; Nisa Febrianti; Liah Kodariah; Nindya Sekar Mayuri; Alfi Rumidatul
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v14i2.5350

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Tanaman puspa (Schima wallichii) berpotensi sebagai antidiabetes alami karena kandungan senyawa bioaktif flavonoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi toksisitas ekstrak etil asetat ranting S. wallichii serta pengaruhnya terhadap perbaikan histopatologi pankreas pada mencit diabetes. Penelitian eksperimental dengan pre-test dan post-test kelompok kontrol ini menggunakan 20 ekor mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan, dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok perlakuan dengan dosis 98 mg/kgBB dan 196 mg/kgBB. Analisis data berat badan dan kadar gula darah menggunakan uji One-Way ANOVA, sedangkan histologi pankreas diamati dengan pewarnaan Hematoxylin-Eosin (HE). Uji toksisitas menunjukkan bahwa ekstrak ranting S. wallichii memiliki toksisitas rendah; tidak ditemukan kematian hewan uji, namun terlihat respons fisiologis ringan sementara berupa piloereksi (bulu mengembang) dan hiperaktif. Secara histologis, kelompok kontrol positif menunjukkan kerusakan pankreas signifikan berupa nekrosis dan degenerasi sel. Sebaliknya, pemberian ekstrak secara signifikan memperbaiki struktur histologi pankreas dibandingkan kontrol positif (p < 0,05), dengan perbaikan optimal dan pengurangan kerusakan sel terbesar terlihat pada dosis 196 mg/kgBB. Ekstrak etil asetat ranting S. wallichii relatif aman dan memiliki potensi terapeutik sebagai agen antidiabetes melalui mekanisme perbaikan jaringan pankreas pada mencit yang diinduksi aloksan.