Desy Nurrahmadani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Video Animasi Seks Edukasi Terhadap Pengetahuan Anak Usia Sekolah Di SD Negeri 19 Ampenan Kota Mataram Desy Nurrahmadani; Eka Adithia Pratiwi; Indah Wasliah; Fitri Romadonika
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v4i2.2054

Abstract

Pentingnya pendidikan seksual pada anak usia sekolah dasar diberikan sejak dini untuk mencegah kekerasan dan pelecehan seksual. Salah satu media yang bisa menyampaikan informasi serta mudah dimengerti adalah video animasi. Tujuan Penelitian mengetahui adanya pengaruh penggunaan video animasi seks edukasi terhadap pengetahuan anak usia sekolah. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment pretest-posttest control group. Sampel penelitian 50 responden yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Alat ukur penelitian berupa kuesioner telah diuji validitas dengan hasil r atbel 0.361 dan reliabilitas (α=0,841). Analisis data dengan uji nonparametrik MannWhitney U. Hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan responden kelompok kontrol sebelum intervensi dalam kategori cukup sebanyak 14 responden (56%), setelah intervensi kategori cukup 17 responden (68%). Sedangkan pada kelompok intervensi sebelum intervensi terdapat 17 responden (68%) dalam kategori cukup dan setelah intervensi tingkat pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 16 responden (64%). Hasil uji Mann Whitney U memperlihatkan perubahan bermakna antara skor pretest dan posttest dengan nilai p-value < 0,000, yang berarti ditemukan adanya pengaruh signifikan video seks animasi terhadap peningkatan tingkat pengetahuan anak sebelum serta setelah intervensi. Video animasi seks edukasi dapat dijadikan alternatif strategi edukasi bagi guru maupun tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan tindak kekerasan seksual terhadap anak.