Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Unsur Delik Pembunuhan Berencana dalam Kasus Mutilasi Alvi Tinjau Berdasarkan KUHP Riyana Putri, Novi; Amalia Rahman, Tatu; Haniatul Fauziyah, Tsurayya; Rukniyah; Nugraha Saputra, David
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2830

Abstract

Kasus pembunuhan berencana dengan mutilasi oleh Alvi Maulana tahun 2025 menimbulkan urgensi kajian yuridis karena hingga kini belum terdapat putusan pengadilan, sehingga analisis terhadap unsur Pasal 340 KUHP perlu dilakukan secara normatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana unsur “dengan rencana terlebih dahulu” (voorbedachte rad) dapat diterapkan pada kasus tersebut berdasarkan doktrin hukum pidana dan temuan penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, melalui kajian terhadap KUHP, literatur hukum pidana, jurnal terakreditasi, serta berita resmi kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan pelaku memenuhi indikator perencanaan, yaitu adanya tenggang waktu antara niat dan pelaksanaan, persiapan alat, pemilihan lokasi, serta upaya penghilangan jejak melalui mutilasi dan pembuangan potongan tubuh. Analisis teori kesengajaan (dolus premeditatus) dan pertanggungjawaban pidana menunjukkan bahwa rangkaian tindakan pelaku menggambarkan kontrol penuh atas kemauan, stabilitas emosi, dan kesadaran akibat, sehingga memenuhi unsur-unsur kesengajaan yang diperberat. Kajian terhadap penelitian tahun 2024 juga memperkuat bahwa pembunuhan dengan pola sistematis dan persiapan teknis merupakan karakteristik voorbedachte rade. Kesimpulannya, unsur-unsur pembunuhan yang direncanakan dalam Pasal 340 KUHP secara normatif terpenuhi dan berpotensi menjadi dasar pembuktian apabila perkara terjadi.
Analisis Perbandingan Kewarisan Islam dan Hukum Waris Perdata di Indonesia Rukniyah; Fauziah, Tsurayya Haniatul; Muhammad Saepudin; Hikmatullah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4071

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pluralisme hukum di Indonesia, khususnya dalam bidang hukum kewarisan, di mana hukum kewarisan Islam dan hukum waris perdata (Burgerlijk Wetboek) berlaku secara berdampingan dalam masyarakat. Kondisi ini menimbulkan perbedaan prinsip, sistem pembagian, serta mekanisme hukum yang sering kali berimplikasi pada perbedaan praktik dan potensi sengketa kewarisan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara komparatif prinsip dasar, sistem pembagian warisan, serta penerapan dan mekanisme pilihan hukum antara hukum kewarisan Islam dan hukum waris perdata di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan melalui telaah terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen hukum yang relevan dengan kajian kewarisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum kewarisan Islam bersumber dari Al-Qur’an, Hadis, dan ijtihad ulama yang bersifat religius dengan pembagian warisan yang telah ditentukan untuk mewujudkan keadilan ilahiah. Sementara itu, hukum waris perdata berlandaskan tradisi hukum Barat yang menekankan keadilan individual, kebebasan kehendak, dan rasionalitas hukum. Pluralisme hukum kewarisan di Indonesia memberikan ruang pilihan hukum, namun juga menghadirkan tantangan dalam kepastian dan penyelesaian sengketa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman komprehensif terhadap kedua sistem hukum sangat diperlukan untuk menciptakan keadilan dan keharmonisan dalam praktik kewarisan.