Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebijakan Lingkungan Hidup Terkait Pengelolaan Sampah Plastik di Kota Besar Indonesia: studi kasus kota Gorontalo Samuel, Alya Ramadani; Raihan A. Hanasi; Siti Vahizrah Carlos; Butet Trivena Padang Iba; Rilan Raden; Nabila J. Ali
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3098

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pengelolaan sampah plastik di Kota Gorontalo serta tantangan implementasinya, mengingat persoalan sampah menjadi isu strategis yang mempengaruhi kualitas lingkungan hidup kota. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang berfokus pada analisis konten dari berbagai sumber daring seperti jurnal akademik, dokumen kebijakan, dan laporan digital untuk mengkaji secara mendalam kerangka regulasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo telah memiliki kerangka regulasi yang memadai, yaitu Perda No. 3 Tahun 2013 dan Perwali No. 17 Tahun 2019, yang mengadopsi prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan dan partisipatif. Namun, efektivitas implementasi kebijakan masih rendah (implementation gap) dikarenakan program strategis seperti Bank Sampah dan TPS3R tidak berjalan konsisten, dengan hanya sedikit kelurahan yang aktif mengelolanya. Kesenjangan ini dipicu oleh keterbatasan sumber daya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kurangnya insentif, serta perilaku masyarakat yang rendah partisipasinya dan enggan memilah sampah. Analisis kritis menunjukkan perlunya penguatan kelembagaan, penambahan armada pengangkut, dan pengembangan program insentif untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan kebijakan pengelolaan sampah sangat ditentukan oleh kesesuaian kebijakan dengan karakteristik sosial lokal dan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan
Penguatan Kualitas Pelayanan Publik melalui Standar Pelayanan Prima dan Indikator Kinerja Terukur Sri Yuliyanti Mozin; Alisa Tutulango; Siti Vahizrah Carlos; Faja Diasti Paputungan; Fathiya H
Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara Vol. 3 No. 2 (2026): April : Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/komunikasi.v3i2.972

Abstract

Public service quality has emerged as a crucial metric for assessing how well the government functions and the efficiency of its administration. Recently, rising expectations from the public have led gov-ernments to offer services that are open, responsible, effective, and attuned to citizens' needs. Alongside administrative changes and the evolution of governance models focused on efficiency and citizen satisfaction, the appetite for high-quality public services has surged. Nonetheless, numerous public entities continue to struggle with providing reliable and top-notch services due to a lack of defined service norms and systems for measuring performance. The purpose of this research is to investigate ways to enhance public service quality by establishing robust service standards and quantifiable performance metrics. The study employs a qualitative descriptive methodology, drawing on a review of relevant lit-erature from the past seven years. Multiple academic sources were analyzed to uncover essential ideas, frameworks, and empirical evidence concerning public service management, the enhancement of service quality, and the assessment of performance in governmental organizations. The results show that adopting well-defined service standards, along with measurable performance metrics, can greatly en-hance service effectiveness, accountability, and overall public satisfaction. Additionally, merging prin-ciples of service excellence with quantifiable indicators promotes transparency, boosts organizational performance, and fosters ongoing improvements in service delivery. The research concludes that to enhance public service quality, a structured framework for service standards, ongoing performance assessments, and a firm organizational dedication to innovation and service enhancement are necessary.