Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kedisiplinan K3 terhadap Kesiapan Kerja Lulusan Teknik Mesin UPI Regan Fadhla Pradigfa; -, Lala Rizkya Fauziah; Faris Setyawan Ramadhan; Raditia Genta Putranto; Jenuri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3618

Abstract

Dalam dinamika pendidikan vokasi, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berupaya menginkubasi lulusan teknik yang memenuhi standar profesionalisme melalui internalisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Diskrepansi antara kognisi teoretis dan konsistensi praktis di bengkel menuntut penguatan karakter disiplin guna mengoptimalkan kesiapan profesional. Riset ini bertujuan mengevaluasi signifikansi kedisiplinan K3 terhadap maturitas kesiapan kerja lulusan Teknik Mesin UPI. Menggunakan desain studi kepustakaan kualitatif, 25 artikel bereputasi (2015-2025) dianalisis melalui matriks sintesis. Hasil menunjukkan indeks persepsi K3 mencapai 86,23%, namun aplikasi lapangan tetap fluktuatif. Kedisiplinan K3 berkontribusi 23% terhadap unjuk kerja, sementara sinerginya dengan bimbingan menentukan 27,6% variansi kesiapan kerja . Temuan ini menegaskan kedisiplinan K3 sebagai jembatan adaptif krusial dalam memitigasi risiko disparitas teknologi. Kesimpulannya, formasi karakter disiplin K3 merupakan investasi strategis bagi daya saing lulusan di pasar global.
Persepsi Mahasiswa terhadap Kebebasan Berpendapat di Indonesia Karyadi Dwi Nurally; Fida Ismaturrohman; Regan Fadhla Pradigfa; M Rakan Jahran; Sofwan Sofyandi; Ratna Fitria
Garuda: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Filsafat Vol. 3 No. 2 (2025): Juni: GARUDA: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/garuda.v3i2.5235

Abstract

This study aims to examine how university students perceive freedom of expression in Indonesia within the context of democracy and the digital age. A descriptive quantitative method was employed by distributing questionnaires to students from various universities. The findings reveal that most students view freedom of expression as a fundamental right in a democratic society. However, concerns were raised regarding potential restrictions through ambiguous regulations and the threat of legal sanctions. Social media platforms serve as the primary medium for expressing opinions, although risks such as digital harassment and criminalization persist. In conclusion, while students generally have a positive view of freedom of expression, they remain cautious about its possible repercussions. These findings suggest the need for stronger legal protections and improved digital literacy to ensure that freedom of expression remains safeguarded in a democratic system.