Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Lingkungan dan Filsafat Sains: Refleksi atas Banjir sebagai Krisis Ekologis dan Tanggung Jawab Ilmiah Rahmi, Lutfiyah; Azizah Hanum OK; Amanatin Nazwa; Mutiara Mastina Fithri Daulay; Diva Amanda Br Bangun
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3750

Abstract

Banjir yang berulang di Indonesia tidak dapat dipahami semata-mata sebagai fenomena hidrometeorologis, melainkan sebagai manifestasi krisis ekologis yang berakar pada problem etis dan kegagalan pengelolaan lingkungan berbasis ilmu pengetahuan. Artikel ini bertujuan menganalisis fenomena banjir dalam perspektif etika lingkungan dan filsafat sains dengan menekankan tanggung jawab ilmiah dalam relasi antara produksi pengetahuan, kebijakan publik, dan praktik pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis deskriptif-analitis terhadap buku rujukan, artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, serta peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa banjir di Indonesia dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara perubahan iklim dan aktivitas manusia, termasuk deforestasi, alih fungsi lahan, perencanaan tata ruang yang tidak berkelanjutan, serta lemahnya penegakan hukum lingkungan. Dalam perspektif etika lingkungan, kondisi tersebut mencerminkan relasi antroposentris yang problematik dan pengabaian nilai intrinsik alam. Sementara itu, filsafat sains menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak bersifat bebas nilai, sehingga praktik ilmiah dan kebijakan penanggulangan banjir perlu mempertimbangkan dimensi moral, keadilan ekologis, dan keberlanjutan ekosistem. Artikel ini menekankan pentingnya integrasi tanggung jawab ilmiah melalui kebijakan berbasis sains, prinsip kehati-hatian, solusi berbasis alam, partisipasi publik, dan penguatan edukasi ekologis sebagai prasyarat pengelolaan lingkungan yang adil dan berkelanjutan dalam mitigasi risiko banjir di Indonesia.
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Perspektif Hadis Nabi Muhammad Saw Ali Imran Sinaga; Ahmad Al Kindi; Panca Abdini Sitorus; Amanatin Nazwa; Mustofa Abdullah Nasution
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3915

Abstract

Pendidikan karakter pada anak di masa awal kehidupan adalah penting untuk pengembangan kepribadian dan moral masa depan. Dalam Islam, pendidikan karakter didasarkan pada ajaran hadis Nabi Muhammad Saw yang menekankan pendidikan adab. Penelitian ini menjelaskan pentingnya peran orang tua sebagai pendidik utama dan keteladanan dalam mengajarkan nilai-nilai adab kepada anak. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis hadis dan referensi pendidikan Islam. Temuan menunjukkan bahwa nilai karakter dapat efektif diajarkan sejak dini. Pendidikan adab lebih penting daripada materi, karena membentuk moral anak. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk pendidikan karakter yang berkelanjutan.