Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Mengenai Pencegahan Ruam Popok Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe Sahputri, Juwita; Mohamad Mimbar Topik; Syifa Adina Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.4433

Abstract

Ruam popok menjadi salah satu masalah yang sering terjadi pada kulit bayi. Munculnya ruam popok pada bayi bisa dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang apa itu ruam popok dan kurangnya pengetahuan ibu tentang perilaku dalam menjaga dan merawat daerah yang tertutup popok. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku ibu mengenai pencegahan ruam popok pada bayi usia 0-12 bulan. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari dua bagian yaitu kuesioner pengetahuan dan perilaku. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Banda Sakti yang memenuhi kriteria. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 226 orang. Hasil analisis univariat didapatkan gambaran tingkat pengetahuan ibu terhadap ruam popok adalah baik sebanyak 161 orang (71,2%), cukup sebanyak 35 orang (15,5)% dan kurang sebanyak 30 responden (13,3%) dan gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang perilaku pencegahan ruam popok baik sebanyak 164 responden (72,6%), cukup sebanyak 22 responden (9,7%) dan kurang sebanyak 40 responden (72,6%). Maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu yang mempunyai bayi usia 0-12 bulan tentang ruam popok dan perilaku pencegahannya baik.
TINJAUAN TERKINI REGULASI DAN MANAJEMEN KLINIS KERACUNAN KARBON MONOKSIDA Syifa Adina Putri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karbon monoksida merupakan suatu gas yang tidak berwarna dan tidak berbau, karena hal ini, ia disebut dengan istilah “silent killer”. Gas ini dihasilkan dari aktivitas pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna. Insiden keracunan gas CO cenderung stabil dalam 25 tahun terakhir. Sumber gas CO antara lain berasal dari mesin, kebakaran, dan peralatan bertenaga gas, seperti tungku dan kompor. Gejala yang ditimbulkan bervariasi, mulai dari pusing ringan hingga kegagalan organ yang fatal. Diagnosis keracunan CO memerlukan pemeriksaan penunjang seperti analisis COHb, CT-scan, atau MRI untuk mendeteksi dampak pada tubuh. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Upaya pencegahan termasuk pengendalian emisi kendaraan bermotor dan penggunaan alat pemanas yang aman, sejalan dengan regulasi yang ada di Indonesia. Kesadaran masyarakat akan bahaya CO dan pengelolaannya perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko keracunan ini di masa mendatang.