Karbon monoksida merupakan suatu gas yang tidak berwarna dan tidak berbau, karena hal ini, ia disebut dengan istilah “silent killer”. Gas ini dihasilkan dari aktivitas pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna. Insiden keracunan gas CO cenderung stabil dalam 25 tahun terakhir. Sumber gas CO antara lain berasal dari mesin, kebakaran, dan peralatan bertenaga gas, seperti tungku dan kompor. Gejala yang ditimbulkan bervariasi, mulai dari pusing ringan hingga kegagalan organ yang fatal. Diagnosis keracunan CO memerlukan pemeriksaan penunjang seperti analisis COHb, CT-scan, atau MRI untuk mendeteksi dampak pada tubuh. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Upaya pencegahan termasuk pengendalian emisi kendaraan bermotor dan penggunaan alat pemanas yang aman, sejalan dengan regulasi yang ada di Indonesia. Kesadaran masyarakat akan bahaya CO dan pengelolaannya perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko keracunan ini di masa mendatang.
Copyrights © 2026