Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara good mosque governance, pengendalian internal, pelayanan publik dan affiliasi organisasi keagamaan dengan kinerja masjid. Good mosque governance menjadi fokus utama sebagai variabel independen, yang mencakup aspek-aspek manajemen, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan masjid. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah jamaah masjid. Tingkat kepercayaan yang baik dapat ditingkatkan dengan terus meningkatkan kualitas variabel-variabel agar organisasi masjid yang dikelola dapat berjalan dengan baik dan benar serta kepercayaan jamaah dapat tercapai. Apabila konsep tata kelola masjid yang baik dengan prinsip, pengendalian internal dan pelayanan digunakan dengan baik maka akan mampu meningkatkan kinerja organisasi. Kepercayaan jamaah kepada takmir untuk meningkatkan kinerja organisasi masjid dapat dicapai dengan meningkatkan kemampuan, kebaikan dan integritas takmir. Kepercayaan jamaah terhadap takmir akan mempengaruhi intensitasnya dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh masjid, yang mana secara langsung akan mempengaruhi kinerja organisasi masjid. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel konsep kepemimpinan dari manajer organisasi Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana good mosque governance, pengendalian internal, pelayanan publik dan afiliasi organisasi keagamaan dapat memengaruhi kinerja masjid. Selanjutnya implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan manajemen masjid atau good mosque governance, kualitas pelayanan publik, dan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas keagamaan.