Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Deskriptif terhadap Video “Kue untuk Semua” sebagai Media Orientasi Masalah PBL Kelas IV SD: Descriptive Analysis of the Video “Kue untuk Semua” as a Problem Orientation Media for PBL in Grade IV Elementary School Ani Wahyuningsih; Hafiziani Eka Putri; Alzena Alya Qonita Hanif; Deren Ardiansah; Gita Listia; Moza Aufa Fahmi; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9518

Abstract

Siswa sekolah dasar berada pada fase operasional konkret sehingga membutuhkan pembelajaran yang berkaitan dengan situasi nyata serta permasalahan yang mudah diamati. Video pembelajaran yang menampilkan masalah secara visual dapat meningkatkan pemahaman, memperkuat keterlibatan, dan menstimulasi kemampuan berpikir kritis karena disajikan dengan cara yang lebih menarik dan dekat dengan pengalaman belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelayakan video “Kue untuk Semua” sebagai media orientasi masalah dalam pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas IV SD, berdasarkan hasil penilaian ahli materi dan ahli media. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang difokuskan pada tahap validasi desain, menggunakan instrumen penilaian skala Likert untuk menilai indikator kelayakan materi dan media secara terstruktur. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase untuk menentukan kategori kelayakan produk. Hasil validasi menunjukkan bahwa video “Kue untuk Semua” memperoleh skor kelayakan sebesar 92% dari validator materi maupun media, sehingga secara keseluruhan termasuk dalam kategori “Sangat Layak” untuk digunakan sebagai media orientasi masalah dalam pembelajaran PBL di kelas IV SD. Penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas video pada cakupan lebih luas serta mengembangkan media serupa untuk materi pecahan lebih kompleks atau topik matematika lainnya agar media yang dihasilkan lebih variatif dan relevan bagi siswa.