Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship Between Body Mass Index and Pain Severity in Patients with Knee Osteoarthritis at Buleleng Regional General Hospital (RSUD Buleleng): Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Derajat Nyeri Pada Pasien Osteoarthritis Genu Di Rsud Buleleng Cahyadi, I Komang Trio; Putu Adi Suputra; Made Budiawan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9686

Abstract

Osteoarthritis (OA) is a prevalent joint disease marked by morning stiffness, crepitus, and pain during movement, and it represents a major cause of disability among older adults worldwide. Body mass index (BMI) has been identified as an important factor associated with pain severity in patients with knee osteoarthritis. This study aimed to examine the relationship between body mass index and pain intensity in individuals with knee osteoarthritis. A cross-sectional study design was employed involving 50 participants who fulfilled the inclusion and exclusion criteria, consisting of 22 men and 28 women. Body mass index was assessed using standardized measurements of body weight and height, while pain intensity was evaluated using the Numeric Rating Scale (NRS). The association between BMI and pain severity was analyzed using Spearman’s rank correlation test. The findings demonstrated a statistically significant positive correlation between body mass index and pain intensity in patients with knee osteoarthritis, with a moderately strong correlation (p < 0.001; r = 0.549).
Literature Review: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Derajat Nyeri Osteoarthritis Genu Cahyadi, I Komang Trio; Suputra, Putu Adi; Budiawan, Made
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.22393

Abstract

Osteoarthritis merupakan penyakit sendi degeneratif yang paling umum dan menjadi penyebab utama kecacatan pada lansia di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensinya mencapai 7,2% dari seluruh diagnosis penyakit sendi, dengan lutut sebagai sendi yang paling sering terkena. Nyeri merupakan gejala utama yang mendorong pasien untuk mencari pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan derajat nyeri pada pasien osteoarthritis lutut. Metode yang digunakan adalah literature review dengan sumber artikel dari database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Seleksi artikel dilakukan secara sistematis menggunakan pendekatan PRISMA dan diperoleh 12 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor seperti indeks massa tubuh, derajat keparahan osteoarthritis, obesitas, dan aktivitas fisik berhubungan dengan derajat nyeri, meskipun terdapat variasi hasil antar studi. Secara umum, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa peningkatan IMT, derajat keparahan penyakit, dan obesitas berkaitan dengan peningkatan intensitas nyeri. Temuan ini menekankan pentingnya pengendalian berat badan dan aktivitas fisik sebagai bagian dari terapi nonfarmakologis dalam mengurangi nyeri pada pasien osteoarthritis lutut