Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Muatan Lokal Bahasa Daerah Sunda di SDN Cadasari 3 Rahmawati, Annisa; Nurandini, Reva; Hasanah, Siti Rohimahtul
JISABDA: Jurnal Ilmiah Sastra dan Bahasa Daerah, Serta Pengajarannya Vol 6, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jisabda.v6i2.25088

Abstract

Abstrak Bahasa daerah merupakan bagian penting dari identitas dan kebudayaan suatu bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah, keterhubungan, dan kaidah Bahasa Sunda, serta menganalisis bentuk kearifan lokal yang mendukung pembelajarannya di sekolah dasar. Selain itu, penelitian ini juga menelaah penerapan muatan lokal Bahasa Sunda sebagai upaya pelestarian bahasa dan budaya daerah. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi di SDN Cadasari 3 Kabupaten Pandeglang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Sunda di sekolah dasar memiliki peran penting dalam menanamkan nilai budaya, membangun karakter, dan memperkuat identitas daerah. Kegiatan seperti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan semangat siswa untuk melestarikan bahasa Sunda sekaligus memperkaya pengalaman belajar berbasis budaya lokal. Selain itu, inovasi digitalisasi pembelajaran melalui platform learningsundanese.com membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman. Upaya pelestarian juga diperkuat dengan penyediaan bahan ajar berbasis budaya, kegiatan ekstrakurikuler, serta kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat. Dengan demikian, pelestarian bahasa daerah di sekolah dasar tidak hanya berfokus pada aspek linguistik, tetapi juga menjadi sarana pewarisan nilai-nilai kearifan lokal dan pembentukan jati diri peserta didik agar tetap bangga terhadap budaya bangsanya di tengah arus globalisasi.Kata Kunci:  Bahasa daerah, Bahasa Sunda, kearifan lokal, pelestarian budaya. AbstractRegional languages are an important part of a nation's identity and culture. This study aims to describe the history, interconnectedness, and rules of the Sundanese language, as well as to analyze the forms of local wisdom that support its learning in elementary schools. Furthermore, this study also examines the application of local Sundanese language content as an effort to preserve regional languages and culture. The study was conducted using a descriptive qualitative approach with observation, interviews, and documentation techniques at SDN Cadasari 3, Pandeglang Regency. The results show that Sundanese language learning in elementary schools plays a crucial role in instilling cultural values, building character, and strengthening regional identity. Activities such as the Mother Language Shoots Festival (FTBI) are an effective means of fostering students' enthusiasm for preserving Sundanese while enriching their learning experiences based on local culture. Furthermore, innovation in digital learning through the learningsundanese.com platform helps teachers deliver more interactive and relevant learning. Preservation efforts are also strengthened by the provision of culture-based teaching materials, extracurricular activities, and collaboration between schools, teachers, parents, and the community. Thus, the preservation of regional languages in elementary schools does not only focus on linguistic aspects, but also becomes a means of inheriting local wisdom values and forming students' identities so that they remain proud of their national culture amidst the current of globalization.Keywords: Regional languages, Sundanese, local wisdom, cultural preservation.
Pengembangan Media Monopoli Hitungan Dasar Berbasis Kearifan Lokal pada Siswa Kelas IV Rahmawati, Annisa; Nurandini, Reva; Hidayah, Siti Nurul; Fajari, Laksmi Evasufi Widi
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2026): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v14i1.111680

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini bermula dari kurangnya pemahaman siswa terhadap materi perkalian dan pembagian dengan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Monopoli Hitungan Dasar untuk mata pelajaran matematika kelas IV SD menggunakan metode Research dan Development (R&D) model ADDIE. Jenis data terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Tahapan pengembangan meliputi: 1) Analisis, menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam operasi hitung dasar dan guru belum menggunakan media pendukung pembelajaran. 2) Desain, menghasilkan permainan monopoli berbasis kearifan lokal dengan papan permainan, kartu soal, kartu kesempatan, kartu dana umum, dan aturan main. 3) Pengembangan, dilakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media dengan hasil sangat layak, yakni ahli materi 88% menjadi 100% dan ahli media 80% menjadi 98%. 4) Implementasi, dilakukan melalui uji coba menggunakan model TGT pada 15 peserta didik dan real teaching pada 26 peserta didik. 5) Evaluasi, menunjukkan skor kelayakan media 95%. Dengan demikian, media monopoli hitungan dasar berbasis kearifan lokal layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV SD pada materi perkalian dan pembagian.