Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Seni Tari sebagai Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Pendidik PAUD Martini, Otin; Kurnia Putri, Sheila; Ayu Candrawati, Ajeng
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1743

Abstract

Kualitas pendidik anak usia dini memainkan peran penting dalam membentuk pendidikan awal yang efektif dan bermakna. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi profesional guru PAUD melalui inovasi pembelajaran berbasis seni tari. Pendekatan pembelajaran yang inovatif sangat diperlukan untuk mendorong para pendidik mengadopsi metode yang selaras dengan kebutuhan perkembangan anak secara holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan serangkaian pelatihan dan pendampingan untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengintegrasikan tari dalam pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari tidak hanya menjadi alat untuk pengembangan motorik dan emosional, tetapi juga mampu mendorong kreativitas, keterlibatan siswa, dan menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Guru menunjukkan peningkatan antusiasme, pemahaman terhadap kurikulum, serta kepercayaan diri dalam menerapkan pembelajaran holistik berbasis seni. Program ini juga mendorong praktik reflektif dan kolaborasi antar guru. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk model pengembangan kapasitas guru yang memanfaatkan seni budaya dan manajemen partisipatif, serta menawarkan wawasan baru untuk pengembangan profesional berkelanjutan dalam pendidikan anak usia dini.
Literacy Enhancement for Promoting the Cikareumbi Tomato War Festival as a Post-Pandemic Sundanese Cultural Tradition Kurnia Putri, Sheila; Shauma Silmi Faza; Arif Budiman
PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya Vol. 10 No. 2 (2025): Interculturality and Social Representation in Music, Art, and Community Tradit
Publisher : Postgraduate Program of Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/pantun.v10i2.4547

Abstract

This study analyzes the role of digital literacy in revitalizing the Perang Tomat (Tomato War) tradition in Cikareumbi Village during the post-pandemic period. The program employed a Participatory Action Research (PAR) methodology, engaging artists, youth, and community elders in training on digital content related to cultural branding and creative media production. Participants were trained to create cultural content with smartphones, manage social media accounts, and reinterpret digital platforms as instruments for cultural representation. Empirical evidence indicates notable enhancements in the digital capacity of the community. The Instagram insights for the newly established “Mekar Budaya Lembang” account indicate 3,299 views and 128 interactions over the course of one month, with 61.3% of viewers classified as non-followers. Furthermore, 85% of participants demonstrated proficiency in content creation, 78% acquired skills for independent media management, and 60% grasped the principles of cultural branding. The findings indicate that digital literacy enables individuals to narrate stories within their communities and enhances the visibility of Perang Tomat beyond its local context. The study concludes that digital literacy serves as both a technical skill and a cultural strategy, enhancing community agency and promoting cultural sustainability. This model of community-based digital empowerment provides a replicable framework for the promotion of intangible heritage in digitally mediated contexts.