Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Status Pekerjaan Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Afridha Risa Aliya; Firda Kamelia; Muhammad Aldi; Muhammad Ma'arif; Zahrathun Nisa; Ahmad Suriansyah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7257

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh status pekerjaan orang tua terhadap motivasi belajar peserta didik sekolah dasar di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik studi kasus yang melibatkan tujuh peserta didik sebagai informan utama serta satu wali kelas dan satu kepala sekolah sebagai informan pendukung. Subjek dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan keberagaman latar belakang pekerjaan orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner untuk mencapai triangulasi data. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara kategori pekerjaan orang tua dengan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik dengan orang tua bekerja di sektor formal menunjukkan motivasi tinggi yang ditandai dengan partisipasi aktif dan dukungan pembelajaran memadai. Sektor informal menghasilkan motivasi sedang dengan pendampingan terbatas meskipun waktu tersedia. Kategori pekerjaan immoral dan serabutan menimbulkan motivasi sangat rendah akibat tekanan psikologis, stigma sosial, eksploitasi ekonomi anak, serta ketiadaan dukungan pendidikan. Kondisi psikologis dan interaksi sosial peserta didik juga dipengaruhi secara signifikan oleh status pekerjaan orang tua, menciptakan kesenjangan dalam akses pendidikan berkualitasPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh status pekerjaan orang tua terhadap motivasi belajar peserta didik sekolah dasar di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik studi kasus yang melibatkan tujuh peserta didik sebagai informan utama serta satu wali kelas dan satu kepala sekolah sebagai informan pendukung. Subjek dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan keberagaman latar belakang pekerjaan orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan kuesioner untuk mencapai triangulasi data. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara kategori pekerjaan orang tua dengan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik dengan orang tua bekerja di sektor formal menunjukkan motivasi tinggi yang ditandai dengan partisipasi aktif dan dukungan pembelajaran memadai. Sektor informal menghasilkan motivasi sedang dengan pendampingan terbatas meskipun waktu tersedia. Kategori pekerjaan immoral dan serabutan menimbulkan motivasi sangat rendah akibat tekanan psikologis, stigma sosial, eksploitasi ekonomi anak, serta ketiadaan dukungan pendidikan. Kondisi psikologis dan interaksi sosial peserta didik juga dipengaruhi secara signifikan oleh status pekerjaan orang tua, menciptakan kesenjangan dalam akses pendidikan berkualitas.