Latar belakang: Pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya limbah organik, menjadi salah satu isu penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pengolahan limbah menjadi pupuk organik cair (POC) merupakan solusi ramah lingkungan yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga untuk mengurangi volume sampah dan meningkatkan nilai ekonominya. Namun, pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan POC masih terbatas, sehingga diperlukan kegiatan pelatihan berbasis partisipatif untuk meningkatkan kapasitas tersebut Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) terhadap peningkatan pengetahuan dan pemahaman anggota PKK Desa Karanglangit, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 24 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi praktik pembuatan POC menggunakan bahan limbah rumah tangga, dan evaluasi pre-test serta post-test. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test melalui perangkat lunak SPSS untuk menilai perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 80,00 pada pre-test menjadi 91,25 pada post-test, dengan selisih peningkatan sebesar 11,25 poin. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p = 0,000; p < 0,05), yang berarti pelatihan efektif meningkatkan pengetahuan peserta terhadap pengolahan limbah organik menjadi POC. Kesimpulan: Pelatihan berbasis praktik langsung terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair. Kegiatan ini memiliki implikasi positif bagi program pengabdian masyarakat dalam mendorong pengelolaan lingkungan berbasis komunitas dan penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa.