Evin Rohmahaldo Purba
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REPRESENTASI PESAN SOSIAL DALAM LAGU “TAROT” KARYA FEAST: KAJIAN KRITIK SASTRA PRAGMATIK Evin Rohmahaldo Purba
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i1.8645

Abstract

Perkembangan teknologi pada era dominasi Generasi Milenial (Gen Y) dan Generasi Z membawa kemudahan akses informasi, namun juga menimbulkan tantangan terhadap kesehatan mental. Paparan konten media sosial yang menampilkan pencapaian instan memengaruhi pola pikir generasi muda, seperti keinginan hasil cepat, menurunnya kepercayaan diri, serta kebutuhan akan pengakuan. Fenomena ini menuntut adanya manajemen diri yang baik, salah satunya melalui musik sebagai media pengaturan suasana hati dan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna dan dampak lagu Tarot karya Feast terhadap pendengar dengan pendekatan pragmatik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data berupa lirik lagu, dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Tarot mampu membangkitkan empati emosional, mendorong refleksi diri, memperkuat nilai kepercayaan dan kebersamaan, serta memberikan penguatan mental bagi pendengar. Lagu ini merepresentasikan konflik batin manusia dalam hubungan yang penuh kebingungan dan luka, namun tetap menyimpan harapan untuk berubah dan bertahan. Dengan demikian, lagu Tarot tidak hanya berfungsi sebagai karya seni, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan motivatif yang relevan bagi generasi muda, khususnya usia 17–30 tahun.
ANALISIS KEPANIKAN BERBICARA DALAM PROSES PRODUKSI BAHASA LISAN MAHASISWA PBSI UHN MEDAN : KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Evin Rohmahaldo Purba; Eka Putri Saptari Wulan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kepanikan berbicara dalam proses produksi bahasa lisan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas HKBP Nommensen Medan dalam kajian psikolinguistik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang diberikan kepada delapan mahasiswa yang pernah mengalami kesulitan berbicara saat presentasi di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepanikan berbicara merupakan fenomena umum yang dialami mahasiswa, ditandai dengan gejala psikologis dan fisik seperti gugup, jantung berdebar, pikiran kosong, serta rasa takut terhadap penilaian audiens dan dosen. Dalam perspektif psikolinguistik, kepanikan tersebut mengganggu proses produksi bahasa lisan yang meliputi tahap konseptualisasi, formulasi, dan artikulasi, sehingga menyebabkan disfluensi seperti terbata-bata, pengulangan kata, dan penyampaian yang tidak runtut. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguasaan materi merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kelancaran berbicara, karena mampu meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kepanikan. Selain itu, faktor internal seperti kecemasan dan kurangnya kepercayaan diri, serta faktor eksternal seperti tekanan audiens dan situasi kelas, turut memengaruhi kemampuan berbicara mahasiswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara penguasaan materi, kepanikan, dan kelancaran berbicara dalam proses produksi bahasa lisan mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan penguasaan materi, latihan berbicara secara rutin, serta pengelolaan emosi untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa