Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGUNAAN GOOGLE FORM, GOOGLE CLASSROOM, DAN POWER POINT PADA GURU MTSN 6 BIREUEN Bararah, Kiramim; Hutagalung, Parulian Akbar
AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Yayasan An-Nur Meunara Baro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65802/an-nur.v1i3.27

Abstract

Technological advances are not something to worry about or concern about, teachers must take part in the uncontrollable development of technology to succeed in the implementation of the teaching and learning process. This research aims to provide training to teachers at MTsN 6 Bireuen on how to use google forms, google classes, and PPT so that they can be applied in the implementation of learning. This research uses a qualitative approach by going and meeting directly with the research subject. Data were collected through observation and documentation, then analyzed through three steps, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that teachers were very interested in training on the utilization of google forms, google classroom, and PPT, because it can facilitate teachers in carrying out all learning activities, such as giving assignments, conducting surveys, preparing teaching materials, and others. This activity is limited because it is only conducted in three days. Further research can continue with the same software, but with more in-depth and thorough training.
SEMANTIC AL-QUR’AN TENTANG GHULUL DAN SUHT: REKONSTRUKSI ETIKA ANTI KORUPSI BERBASIS TAFSIR MAUDHU’I KONTEKSTUAL Khaira, Nadiatul; Bararah, Kiramim
Jalalain: Journal of Qur'an and Hadith Vol. 2 No. 1 (2026): JALALAIN: Journal of Qur'an and Hadith
Publisher : Yayasan An Nur Menara Baro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65802/jalalain.v2i1.129

Abstract

Korupsi merupakan patologi sosial yang meluas dan mengancam sendi-sendi keadilan global. Meskipun Al-Qur'an tidak menggunakan kata "korupsi" secara harafiah (terminologi modern), teks suci ini menyediakan kosakata yang kaya untuk mendeskripsikan perilaku lancung tersebut, khususnya melalui istilah ghulul dan suht. Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksi etika anti-korupsi dengan melakukan analisis semantik terhadap kedua istilah tersebut menggunakan metodologi Toshihiko Izutsu. Melalui analisis makna dasar, makna relasional, serta pelacakan sinkronik dan diakronik, penelitian ini mengungkap bahwa: (1) Ghulul merepresentasikan pengkhianatan terhadap amanah publik dan manipulasi aset kolektif; (2) Suht menggambarkan praktik suap dan konsumsi harta haram yang merusak integritas moral; (3) Weltanschauung (pandangan dunia) Al-Qur'an memandang korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum legalistik, melainkan bentuk distorsi terhadap tauhid dan keadilan sosial. Hasil rekonstruksi etika ini menawarkan paradigma "Integritas Teosentris" yang mengintegrasikan pengawasan spiritual dengan akuntabilitas publik sebagai solusi bagi tantangan korupsi modern.