Jalalain: Journal of Qur'an and Hadith
Vol. 2 No. 1 (2026): JALALAIN: Journal of Qur'an and Hadith

SEMANTIC AL-QUR’AN TENTANG GHULUL DAN SUHT: REKONSTRUKSI ETIKA ANTI KORUPSI BERBASIS TAFSIR MAUDHU’I KONTEKSTUAL

Khaira, Nadiatul (Unknown)
Bararah, Kiramim (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Korupsi merupakan patologi sosial yang meluas dan mengancam sendi-sendi keadilan global. Meskipun Al-Qur'an tidak menggunakan kata "korupsi" secara harafiah (terminologi modern), teks suci ini menyediakan kosakata yang kaya untuk mendeskripsikan perilaku lancung tersebut, khususnya melalui istilah ghulul dan suht. Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksi etika anti-korupsi dengan melakukan analisis semantik terhadap kedua istilah tersebut menggunakan metodologi Toshihiko Izutsu. Melalui analisis makna dasar, makna relasional, serta pelacakan sinkronik dan diakronik, penelitian ini mengungkap bahwa: (1) Ghulul merepresentasikan pengkhianatan terhadap amanah publik dan manipulasi aset kolektif; (2) Suht menggambarkan praktik suap dan konsumsi harta haram yang merusak integritas moral; (3) Weltanschauung (pandangan dunia) Al-Qur'an memandang korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum legalistik, melainkan bentuk distorsi terhadap tauhid dan keadilan sosial. Hasil rekonstruksi etika ini menawarkan paradigma "Integritas Teosentris" yang mengintegrasikan pengawasan spiritual dengan akuntabilitas publik sebagai solusi bagi tantangan korupsi modern.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jalalain

Publisher

Subject

Religion Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

JALALAIN: Journal of Qur’an and Hadith is a peer-reviewed and open-access academic journal committed to advancing research and critical inquiry in the fields of Qur’anic and Hadith. The journal provides a scholarly forum for the exploration of the Qur’an and Hadith from diverse methodological, ...