Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGUNAAN GOOGLE FORM, GOOGLE CLASSROOM, DAN POWER POINT PADA GURU MTSN 6 BIREUEN Bararah, Kiramim; Hutagalung, Parulian Akbar
AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Yayasan An-Nur Meunara Baro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65802/an-nur.v1i3.27

Abstract

Technological advances are not something to worry about or concern about, teachers must take part in the uncontrollable development of technology to succeed in the implementation of the teaching and learning process. This research aims to provide training to teachers at MTsN 6 Bireuen on how to use google forms, google classes, and PPT so that they can be applied in the implementation of learning. This research uses a qualitative approach by going and meeting directly with the research subject. Data were collected through observation and documentation, then analyzed through three steps, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that teachers were very interested in training on the utilization of google forms, google classroom, and PPT, because it can facilitate teachers in carrying out all learning activities, such as giving assignments, conducting surveys, preparing teaching materials, and others. This activity is limited because it is only conducted in three days. Further research can continue with the same software, but with more in-depth and thorough training.
ALGORITMA KESALEHAN: RESEPSI DAN OTORITAS TAFSIR AL-QUR’AN POPULER DALAM DAKWAH MEDIA SOSIAL DI INDONESIA Jannah, Miftahul; Hutagalung, Parulian Akbar
Jalalain: Journal of Qur'an and Hadith Vol. 2 No. 1 (2026): JALALAIN: Journal of Qur'an and Hadith
Publisher : Yayasan An Nur Menara Baro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65802/jalalain.v2i1.125

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap otoritas keagamaan di Indonesia secara fundamental. Artikel ini mengeksplorasi fenomena "Algoritma Kesalehan," yaitu bagaimana algoritma media sosial (Instagram, TikTok, dan YouTube) memengaruhi resepsi masyarakat terhadap tafsir Al-Qur’an dan membentuk otoritas keagamaan baru. Menggunakan metode etnografi digital dan analisis konten terhadap narasi dakwah populer, penelitian ini menemukan adanya pergeseran dari otoritas berbasis sanad keilmuan tradisional menuju otoritas berbasis popularitas digital dan keterikatan audiens (engagement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma cenderung mempromosikan penafsiran yang bersifat fragmen, simplistik, dan emosional (pop-tafsir), yang sering kali mengesampingkan metodologi tafsir klasik demi relevansi konten. Fenomena ini menciptakan "ruang gema" (echo chambers) yang memperkuat polarisasi pemahaman keagamaan. Meskipun mendemokratisasi akses terhadap teks suci, digitalisasi tafsir juga memicu pendangkalan makna dan fragmentasi otoritas yang menantang dominasi institusi keagamaan konvensional.