Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN PERJALANAN PADA LRT SUMATERA SELATAN MENGGUNAKAN METODE INTEGER LINEAR PROGRAM Imron, Nanda Ahda; Kristanto, Satrio Aditya; Leliana, Arinda; Prakoso, Hananto; Iswanto, Ary Putra
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.126-140.2025

Abstract

Light Rail Transit (LRT) Sumsel merupakan moda transportasi kereta perkotaan yang menghubungkan Stasiun DJKA dengan Stasiun Bandara di Kota Palembang. Meskipun telah beroperasi, jumlah penumpang masih cenderung stagnan dengan tingkat okupansi hanya 23,7% dari kapasitas angkut pada tahun 2023. Kondisi ini menunjukkan adanya over supply, yaitu jumlah perjalanan yang tersedia lebih besar dibandingkan dengan jumlah penumpang yang menggunakan layanan. Selain itu, pola permintaan penumpang menunjukkan variasi/fluktuasi sepanjang jam operasi, sehingga diperlukan upaya optimalisasi agar jumlah perjalanan (supply) selaras dengan permintaan (demand). Penelitian ini menggunakan metode Integer Linear Programming (ILP) dengan bantuan perangkat lunak LINDO. Model matematika dibangun untuk menghubungkan fungsi tujuan (objective function) dengan batasan (constraint) yang relevan, seperti kapasitas angkut dan variasi permintaan penumpang. Melalui proses optimasi, diperoleh jumlah perjalanan optimal harian yang disesuaikan dengan karakteristik permintaan pada hari kerja maupun hari libur. Hasil optimasi menunjukkan bahwa jumlah perjalanan optimal adalah 72 perjalanan per hari pada hari kerja dan 82 perjalanan per hari pada hari libur. Efisiensi yang dicapai mencapai 23,4% per hari pada hari kerja dan 12,7% per hari pada hari libur. Efisiensi tersebut berdampak langsung pada konsumsi energi dan jam kerja. Terjadi penghematan energi listrik sebesar 17.140.817,52 kWh pada hari kerja dan 9.348.029,62 kWh pada hari libur, serta pengurangan jam kerja efektif sebesar 1.034 menit per hari pada hari kerja dan 564 menit per hari pada hari libur. Optimalisasi jumlah perjalanan LRT Sumsel menunjukkan bahwa efisiensi operasi dapat dicapai dengan menyesuaikan supply terhadap demand penumpang yang fluktuatif. Pengurangan jumlah perjalanan tidak hanya meningkatkan efisiensi energi dan jam kerja, tetapi juga dapat memperbaiki efektivitas pola operasi. Hal ini menegaskan bahwa pendekatan optimasi berbasis ILP dapat menjadi solusi strategis dalam pengelolaan layanan transportasi publik dengan permintaan yang tidak merata