Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

- IbM GURU PJOK SD KECAMATAN KEMBARAN: WORKSHOP SENAM SI BUYUNG DALAM BENTUK CERITA UNTUK PESERTA DIDIK: - Yudha Febrianta; Anung Probo Ismoko; Amri Ikhsanul Amal; Imami Nugraheni; RD.DevyCitraPratiwi; PratikHariYuwono; Darodjat; Danang Endarto Putro
Journal of Social Empowerment Vol. 10 No. 02 (2025): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru PJOK SD di Kecamatan Kembaran dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran senam yang kreatif, kontekstual, dan menyenangkan bagi siswa. Fokus kegiatan adalah memperkenalkan pendekatan inovatif berupa integrasi cerita ke dalam materi senam anak melalui pelatihan “Senam Si Buyung dalam Bentuk Cerita”. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran PJOK yang selama ini masih didominasi oleh metode instruksional konvensional yang kurang sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan berbasis workshop dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Proses pelaksanaan kegiatan mencakup tahap persiapan modul ajar, sosialisasi program, penyelenggaraan workshop teori dan praktik, serta evaluasi melalui pretest-posttest, observasi, dan refleksi peserta. Model experiential learning diterapkan untuk memastikan guru mengalami langsung proses pembelajaran senam berbasis cerita, termasuk menyusun narasi gerak dan praktik microteaching. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta serta efektivitas pendekatan yang digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep senam berbasis cerita, kemampuan menyusun narasi, dan keterampilan praktik. Rata-rata skor peserta meningkat secara substansial antara pretest dan posttest, serta 93% peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan untuk diadaptasi di kelas. Selain itu, guru juga mulai menerapkan metode ini di sekolah masing-masing, dengan laporan yang menunjukkan peningkatan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PJOK. Workshop ini terbukti efektif sebagai model pelatihan berbasis praktik yang mampu mendukung transformasi pembelajaran PJOK yang lebih kreatif dan kontekstual.