This Author published in this journals
All Journal Abdi Teknoyasa
Aryasatya, Axelle Herwit Fawwaz
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI DAN EDUKASI MENGENAI DAMPAK MIKROPLASTIK DAN BAHAYA PLASTIK SEKALI PAKAI PADA SISWA SMP ISLAM NURUL IMAN DI PULAU GILI IYANG Hutama, Dio Alif; Rahman, Danar Arifka; Kartika, Tri Setya Ayu; Aryasatya, Axelle Herwit Fawwaz; Xaviera, Bintang Kent
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produksi dan konsumsi plastik sekali pakai telah menyebabkan akumulasi mikroplastik di berbagai ekosistem, termasuk wilayah pesisir dan pulau kecil. Mikroplastik memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga diperlukan upaya edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran publik, khususnya di kalangan pelajar sebagai generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Islam Nurul Iman, Pulau Gili Iyang, Kabupaten Sumenep, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya mikroplastik dan dampak penggunaan plastik sekali pakai. Metode kegiatan meliputi tiga tahapan, yaitu diskusi awal permasalahan, pelaksanaan sosialisasi dan edukasi, serta evaluasi hasil kegiatan melalui pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest siswa sebesar 44,5 meningkat menjadi 68,5 pada posttest, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,44 yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang isu lingkungan, khususnya bahaya mikroplastik dan pentingnya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-6, khususnya pada aspek perlindungan kualitas air dan pengurangan pencemaran melalui pemahaman siswa mengenai dampak mikroplastik terhadap sumber daya air. Secara keseluruhan, kegiatan ini memperlihatkan potensi pendidikan lingkungan berbasis sekolah sebagai sarana strategis dalam membangun kesadaran ekologi di komunitas pesisir.