Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inventory of Greenhouse Gas Emissions in the Energy Sector in Gili Iyang Island, Sumenep Regency Using the IPCC 2006 Method Dianbudiyanto, Wahid; Fitriani, Nurina; Shalva, Rezhyta Nahatya; Fatmawati, Fatmawati; Isnadina, Dwi Ratri Mitha; Pratama, M Bagas Pramudya; Rahman, Danar Arifka; Nathanael, Rinaldy Jose; Hutama, Dio Alif
Journal of Sustainability Perspectives Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jsp.2025.24041

Abstract

Global warming comes from many human activities, such as the burning of fossil fuels and the use of energy can produce Greenhouse Gases. The energy sector itself is the largest contributor of greenhouse gases in the world. This study aims to determine the greenhouse gas emissions produced in the energy sector on Gili Iyang Island. To be able to determine the greenhouse gas emissions produced in the energy sector on Gili Iyang Island, the IPCC 2006 calculation method was used. In this method, primary data is needed in the form of data on energy and fuel consumption activities of residents and secondary data in the form of the number of families on Gili Iyang Island. In the stationary source itself, CO2 gas emissions are produced at 1,438,259.9 Kg/Year, CH4 gas at 324.164 Kg/Year, and N2O gas at 12.486 Kg/Year. Meanwhile, moving sources produce CO2 gas emissions of 510,339.1052 Kg/Year, CH4 gas of 191.363 Kg/Year, and N2O gas of 20.969 Kg/Year. As for mitigation actions that can be taken based on its topography and climate, Gili Iyang Island has the potential to use solar panels and biogas as alternative energy and fuel sources to meet daily needs.
Inventory of Greenhouse Gas Emissions in the Energy Sector in Gili Iyang Island, Sumenep Regency Using the IPCC 2006 Method Dianbudiyanto, Wahid; Fitriani, Nurina; Shalva, Rezhyta Nahatya; Fatmawati, Fatmawati; Isnadina, Dwi Ratri Mitha; Pratama, M Bagas Pramudya; Rahman, Danar Arifka; Nathanael, Rinaldy Jose; Hutama, Dio Alif
Journal of Sustainability Perspectives Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jsp.2025.24041

Abstract

Global warming comes from many human activities, such as the burning of fossil fuels and the use of energy can produce Greenhouse Gases. The energy sector itself is the largest contributor of greenhouse gases in the world. This study aims to determine the greenhouse gas emissions produced in the energy sector on Gili Iyang Island. To be able to determine the greenhouse gas emissions produced in the energy sector on Gili Iyang Island, the IPCC 2006 calculation method was used. In this method, primary data is needed in the form of data on energy and fuel consumption activities of residents and secondary data in the form of the number of families on Gili Iyang Island. In the stationary source itself, CO2 gas emissions are produced at 1,438,259.9 Kg/Year, CH4 gas at 324.164 Kg/Year, and N2O gas at 12.486 Kg/Year. Meanwhile, moving sources produce CO2 gas emissions of 510,339.1052 Kg/Year, CH4 gas of 191.363 Kg/Year, and N2O gas of 20.969 Kg/Year. As for mitigation actions that can be taken based on its topography and climate, Gili Iyang Island has the potential to use solar panels and biogas as alternative energy and fuel sources to meet daily needs.
SOSIALISASI DAN EDUKASI MENGENAI DAMPAK MIKROPLASTIK DAN BAHAYA PLASTIK SEKALI PAKAI PADA SISWA SMP ISLAM NURUL IMAN DI PULAU GILI IYANG Hutama, Dio Alif; Rahman, Danar Arifka; Kartika, Tri Setya Ayu; Aryasatya, Axelle Herwit Fawwaz; Xaviera, Bintang Kent
Abdi Teknoyasa Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produksi dan konsumsi plastik sekali pakai telah menyebabkan akumulasi mikroplastik di berbagai ekosistem, termasuk wilayah pesisir dan pulau kecil. Mikroplastik memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga diperlukan upaya edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran publik, khususnya di kalangan pelajar sebagai generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Islam Nurul Iman, Pulau Gili Iyang, Kabupaten Sumenep, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya mikroplastik dan dampak penggunaan plastik sekali pakai. Metode kegiatan meliputi tiga tahapan, yaitu diskusi awal permasalahan, pelaksanaan sosialisasi dan edukasi, serta evaluasi hasil kegiatan melalui pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest siswa sebesar 44,5 meningkat menjadi 68,5 pada posttest, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,44 yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi yang dilakukan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang isu lingkungan, khususnya bahaya mikroplastik dan pentingnya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-6, khususnya pada aspek perlindungan kualitas air dan pengurangan pencemaran melalui pemahaman siswa mengenai dampak mikroplastik terhadap sumber daya air. Secara keseluruhan, kegiatan ini memperlihatkan potensi pendidikan lingkungan berbasis sekolah sebagai sarana strategis dalam membangun kesadaran ekologi di komunitas pesisir.
Penerapan Aplikasi Mobile untuk Edukasi dan Monitoring Proses Kompos: Studi Kasus Desa Karangdiyeng, Mojokerto, Jawa Timur Purwanti, Endah; Rahman, Danar Arifka; Arisgraha, Franky Candra Satria; Ama, Fadli; Bustomi, M. Arief
Sewagati Vol 10 No 1 (2026): Pre-Printed
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i1.9388

Abstract

Pengelolaan limbah organik rumah tangga menjadi tantangan utama di wilayah dengan kapasitas TPA terbatas. Studi ini mendeskripsikan penerapan aplikasi seluler “Mobile Kompos Unair” sebagai alat bantu edukasi dan monitoring proses pengomposan pada tingkat rumah tangga di Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Intervensi dirancang melalui rangkaian kegiatan sosialisasi, paparan materi dasar kompos (alami vs buatan, bahan layak/tidak layak, langkah operasional, pengendalian bau/kelembapan), simulasi penggunaan aplikasi, serta pendampingan praktik. Evaluasi dilakukan menggunakan pre–post test (15 butir) dan kuesioner umpan balik berbasis Likert pada delapan indikator pelaksanaan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan: rata-rata skor naik 19,11 poin (dari 75,56 menjadi 94,67), dengan 14 dari 15 peserta mengalami kenaikan; perbaikan terbesar tampak pada pemahaman definisi kompos, pemilahan bahan, dan indikator kematangan. Umpan balik peserta didominasi penilaian baik–sangat baik untuk aspek fasilitas, layanan, kualitas materi, pengaturan waktu, pemilihan waktu, dan publikasi, yang mengindikasikan kesesuaian pendekatan dan materi. Luaran mencakup soft product (aplikasi mobile dengan fitur panduan langkah, penjadwalan–notifikasi, checklist, dan pencatatan sederhana) serta materi edukasi siap pakai. Temuan mengindikasikan bahwa kombinasi edukasi tatap muka dan aplikasi mobile membantu standarisasi praktik, meningkatkan kedisiplinan proses, dan menurunkan potensi salah prosedur.