Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODUL AJAR BERBASIS NILAI-NILAI TUDANG SI PULUNG PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH ULUSALU KABUPATEN LUWU Ika, Yusfiqasari; Erwatul Efendi
Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 No 2 Oktober 2025
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan modul ajar berbasis nilai-nilai tudang sipulung pada pembelajaran sejarah kebudayaan Islam kelas VII penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui Pemahaman serta respons peserta didik tentang pembelajaran Sejarah kebudayaan Islam pada materi priode khulafaurrasyidin melalui penerapan modul ajar dengan berbasis kearifan lokal nilai-nilai tudang sipulung pada siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Ulusalu Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi dengan metode pengumpulan data berupa observasi, tes, angket dan dokumentasi. Berdasarkan data hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui hasil pre tes dan post tes. menunjukkan penggunaan modul ajar berbasis nilai-nilai tudang sipulung dapat meningkatkan pemahaman peserta didik. Pada Presentase pre tes siklus I hanya mencapai 38,57,% setelah menerapkan modul ajar berbasis nilai-nilai tudang sipulung hasil data post tes mencapai presentase 76,43% dengan kategori baik, untuk data post tes siklus II meningkat dengan presentase 89,00% dengan kategori sangat baik. Sementara dari data hasil angket respons peserta didik siklus I menunjukkan predikat baik dengan nilai rata-rata 82,5, dan data angket respons pada siklus II di di peroleh nilai rata-rata 85 predikat sangat baik. 
Budaya Sekolah Dalam Program Kunjungan Supervisi Akademik Di Mtsn Palopo Muhammad Reyhan Khaliq Machfud; Andi Arif Pamessangi; Erwatul Efendi
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 4 No. 1 (2026): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v4i1.1640

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana budaya sekolah membentuk sikap dan respons warga sekolah dalam menerima kunjungan supervisi akademik di MTsN Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah tercermin dalam disiplin administratif, pola komunikasi yang terstruktur antara kepala madrasah, guru, dan pengawas, serta praktik kolaboratif dalam mempersiapkan proses pembelajaran. Dalam konteks ini, supervisi akademik dipahami bukan sekadar sebagai mekanisme kontrol administratif, tetapi sebagai proses pembinaan profesional yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Selain itu, nilai lokal sipakatau yang menekankan prinsip saling menghargai berperan dalam membentuk interaksi yang konstruktif antara pengawas dan warga sekolah, sehingga menciptakan penerimaan yang lebih positif terhadap kegiatan supervisi. Faktor pendukung meliputi tanggung jawab profesional guru, komunikasi yang baik dengan pengawas, serta pembinaan internal yang berkelanjutan. Adapun faktor penghambat berkaitan dengan variasi kesiapan individu guru, ketidakhadiran pada jadwal supervisi tertentu, dan keterbatasan tindak lanjut pendampingan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian manajemen pendidikan dengan menunjukkan bahwa integrasi budaya sekolah dan nilai lokal dapat memperkuat praktik supervisi akademik yang lebih reflektif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan profesional guru.