Utami, Nabillah Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ketimpangan Sosial Ekonomi dan Prestasi Belajar: Kajian Literatur dalam Konteks Pelayanan Bimbingan Konseling Utami, Nabillah Putri; Arsini, Yenti; Manurung, Afwan Syahril
Effect : Jurnal Kajian Konseling Vol 4 No 3 (2025): Effect : Jurnal Kajian Konseling
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/effect.v4i3.1656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan sosial ekonomi terhadap prestasi belajar siswa serta implikasinya dalam pelayanan bimbingan konseling di sekolah. Ketimpangan sosial ekonomi (SES) merupakan salah satu faktor eksternal yang paling menentukan kualitas proses dan hasil belajar siswa, melalui aspek ekonomi, modal kultural, dukungan psikososial, dan keterlibatan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah sepuluh jurnal nasional terakreditasi dan publikasi ilmiah terkait yang terbit antara tahun 2018–2025. Data dianalisis secara tematik-komparatif untuk meninjau kesamaan pola temuan empiris pada berbagai jenjang pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa SES berpengaruh signifikan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap prestasi belajar siswa. Faktor ekonomi menentukan ketersediaan fasilitas belajar, sementara modal kultural khususnya pendidikan orang tua membentuk habitus akademik anak. Selain itu, motivasi belajar, efikasi diri, serta dukungan emosional dari keluarga dan guru terbukti menjadi mediator penting dalam hubungan SES dan prestasi. Keterlibatan orang tua, akses terhadap les tambahan, persepsi guru, serta kesiapan digital pascapandemi turut memperkuat atau memperlemah capaian siswa. Dalam konteks bimbingan konseling, hasil penelitian ini menegaskan perlunya intervensi yang bersifat afirmatif, holistik, dan responsif terhadap keragaman latar belakang siswa, melalui penguatan motivasi, dukungan keluarga, kolaborasi konselor-guru, dan penyediaan layanan belajar tambahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan bahwa upaya mengurangi kesenjangan prestasi menuntut peran strategis konselor sekolah dalam menciptakan layanan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.