Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada penurunan konsentrasi belajar, produktivitas, serta berisiko berlanjut hingga usia dewasa dan memengaruhi kesehatan reproduksi. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui peningkatan pengetahuan tentang pentingnya hemoglobin serta pemanfaatan tablet tambah darah yang didukung konsumsi sumber vitamin C, seperti jus jambu biji. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pemanfaatan jus jambu biji dan tablet tambah darah dalam upaya meningkatkan kadar hemoglobin. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan promotif dan preventif yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Irsyah Kudus. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan diawali dengan pendaftaran peserta, pemeriksaan kesehatan, pengukuran kadar hemoglobin, serta pre-test untuk mengukur pengetahuan awal. Selanjutnya dilakukan penyuluhan kesehatan menggunakan media PowerPoint dan leaflet, diskusi interaktif, serta post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana persentase remaja putri dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 34,48% pada pre-test menjadi 79,31% pada post-test. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri tentang anemia, peran hemoglobin, serta pentingnya konsumsi tablet tambah darah yang dikombinasikan dengan jus jambu biji. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri dan mendukung upaya pencegahan anemia melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas.