Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk berjenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penyakit ini telah menjadi permasalahan kesehatan serius di beberapa wilayah di Indonesia, terutama di Kabupaten Gunung Kidul. Kabupaten ini telah ditinjau dalam mengupayakan penurunan angka kasus penderita DBD, terutama di Kecamatan Wonosari. Tujuan dari penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi pencegahan DBD dan pelatihan pembuatan ovitrap sederhana kepada masyarakat di Desa Kepek, Wonosari, Gunung Kidul. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pemberian edukasi oleh dosen dari Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FF USD) dan kader kesehatan dari Puskesmas Wonosari II. Evaluasi peningkatan pemahaman peserta dilakukan menggunakan nilai pre-test dan post-test yang diperoleh peserta selama sebelum dan sesudah pemaparan edukasi. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan ovitrap sederhana oleh peserta. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nilai rata-rata antara nilai pre-test dan post-test yang didukung melalui pendekatan statisika uji t berpasangan (paired-t test) dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Penelitian ini menduga bahwa peserta telah miliki pemahaman dasar terkait pencegahan DBD dan penerapan ovitrap sebelum pemberian edukasi diberikan yang ditunjukkan dengan relatif tingginya nilai rata-rata pre-test yang diperoleh. Meskipun demikian, kegiatan ini memiliki dampak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengupayakan penurunan angka kasus DBD melalui pendekatan yang sederhana. Kegiatan ini menyoroti bahwa kolaborasi antara FF USD dengan Puskesmas Wonosari II memiliki potensi program yang keberlanjutan dalam menurunkan angka kasus DBD di Gunung Kidul, khususnya di Desa Kepek.