Mukarramatul Amriani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Petani Padi Kecamatan Tonra dan Implikasinya terhadap Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian Mukarramatul Amriani; Syamsinar Syamsinar; Sulfiana Sulfiana
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : JURRIT: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrit.v4i2.7686

Abstract

Rice production remains a strategic component in supporting local food security, yet its performance is strongly influenced by the heterogeneity of farmers' characteristics. This study aims to describe the characteristics of rice farmers in Tonra District and analyze their implications for the formulation of agricultural extension programs. Using a descriptive quantitative approach with 100 respondents selected proportionally from eleven villages, the research examines key variables including land size, seed use, fertilizer application, age, education level, and farming experience. The findings reveal clear variations in productivity among farmers, where higher production is generally associated with larger landholding, optimal input use, productive age groups, higher educational attainment, and moderate farming experience. These patterns highlight how farmers' demographic and agronomic characteristics shape their management capacity and adoption of recommended practices. The study emphasizes that extension programs must be designed based on farmers’ actual profiles to enhance relevance and effectiveness. Tailored strategies—such as visual communication for low-education groups, mechanization support for senior farmers, and input-use optimization training—are necessary to improve productivity outcomes. The results provide an important basis for developing more targeted, responsive, and sustainable agricultural extension programming at the district level.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PEPINO (Solanum muricatum Aiton) PADA BERBAGAI JENIS DAN WAKTU PEMBERIAN BAHAN ORGANIK: Growth and Production of Pepino (Solanum muricatum Aiton) on Different Types of Organic Material and Time of Application Jurnal Agrotan; Mukarramatul Amriani
Jurnal Agrotan Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agrotan
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan produk pertanian organik memperlihatkan kecenderungan yang terus meningkat. Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya permintaan dan pemasaran produk-produk pertanian berlabel organik di berbagai swalayan. Kesadaran yang meningkat akan bahaya residu bahan kimia pada hasil panen menjadi salah satu sebab peningkatan permintaan dari produk pertanian organik. Penggunaan bahan organik merupakan unsur utama dalam menghasilkan produk pertanian organik, namun waktu pemberiannya pun harus tepat waktu agar bahan organik yang diberikan dapat memberikan hasil yang diharapkan. Penelitian dilaksanakan di Manipi Kecamatan Sinjai Barat, Kab. Sinjai, yang terletak pada ketinggian 800 m dpl dengan suhu rata-rata 22,1oC. Penelitian berlangsung pada Februari 2014 sampai Oktober 2014. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial dua faktor yang disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah jenis bahan organik yang terdiri dari 3 yaitu, pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing, dan pupuk kandang sapi. Faktor kedua adalah waktu pemberian bahan organic yang terdiri dari 3 yaitu; sesaat setelah tanam, minggu pertama setelah tanam, dan minggu kedua setelah tanam. Komponen pertumbuhan dan hasil yang diamati meliputi pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, pertambahan jumlah cabang, waktu berbunga, panjang buah, bobot buah, diameter buah, dan jumlah buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara jenis dan waktu pemberian bahan organik tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pepino. Pemberian pupuk kandang ayam memberikan hasil yang lebih tinggi pada pengamatan vegetatif tanaman, seperti pertambahan tinggi tanaman (47,69 cm), pertambahan jumlah daun (31,96 helai), dan pertambahan jumlah cabang tanaman pepino (7,24 buah cabang), sedangkan pemberian pupuk kandang sapi memberikan hasil yang lebih tinggi pada pengamatan generatif tanaman pepino seperti, panjang buah pepino (13.60 cm), diameter buah (5,87 cm), dan bobot buah (164,17 g). Waktu pemberian bahan organik tidak memberikan pertumbuhan dan hasil yang berbeda antara satu dengan lainnya. Kata kunci: Pepino, bahan organik, dan waktu pemberian