Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PERBANDINGAN ANALISIS KERUSAKAN JALAN METODE PCI DENGAN METODE SDI PADA JALAN RAYA MOJOKERTO-MOJOSARI Istimror, Thibul; Supiyono, Supiyono; Susilo, Helik
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.7653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan di Jalan Mojokerto – Mojosari Kabupaten Mojokerto, jenis penanganan kerusakan yang digunakan di Jalan Mojokerto – Mojosari Kabupaten Mojokerto, dan teknik pelaksanaan yang digunakan untuk menangani kerusakan di Jalan Mojokerto – Mojosari Kabupaten Mojokerto menggunakan metode SDI dan metode PCI. Sepanjang ruas jalan ini teridentifikasi berbagai jenis kerusakan permukaan, antara lain retak kulit buaya, tambalan, lubang, retak blok, serta retak alur. Tingkat kerusakan yang tinggi tersebut sebagian besar disebabkan oleh beban kendaraan yang melebihi kapasitas rancang jalan. Kondisi ini berdampak negatif terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, serta dapat menurunkan kualitas pelayanan infrastruktur transportasi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerusakan jalan pada Jalan Raya Mojokerto–Mojosari STA 5+700–10+700 menggunakan metode Surface Distress Index (SDI) dan Pavement Condition Index (PCI) untuk mengevaluasi kondisi jalan dan merekomendasikan penanganan yang tepat. Metode SDI menentukan prioritas pemeliharaan berdasarkan evaluasi visual, sementara metode PCI mengevaluasi kondisi perkerasan secara fungsional dengan indeks numerik. Hasil penelitian ini diperoleh nilai pada metode SDI sebesar 9,4 dan metode PCI sebesar 88,5. Jenis kerusakan yang ditemukan dominan retak kulit buaya, dengan nilai SDI menunjukkan kondisi "baik" dan nilai PCI bervariasi antara "sempurna" hingga "sedang". Berdasarkan hasil evaluasi dengan metode SDI, Kerusakan yang paling umum dijumpai pada ruas jalan ini adalah retak kulit buaya, yang teridentifikasi pada sekitar 80% segmen jalan dengan nilai Surface Distress Index (SDI) berada dalam rentang 0 hingga 10. Sementara itu, berdasarkan analisis menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), sekitar 14% segmen jalan dikategorikan mengalami kerusakan, dengan nilai PCI berada antara 0 sampai 69. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar ruas jalan berada dalam kondisi rusak dan memerlukan penanganan rutin secara berkala. Penanganan kerusakan ini menggunakan perhitungan biaya metode PCI. Metode penanganan meliputi pemeliharaan rutin hingga rekonstruksi, seperti penambalan lubang dan retak, dengan total anggaran sebesar Rp. 147.906.953,00. Penelitian ini memberikan panduan untuk pemeliharaan jalan yang efektif dan efisien, guna meningkatkan keamanan serta kelayakan jalan bagi pengguna.