Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan perusahaan dan sistem penilaian kinerja berbasis tujuan dalam meningkatkan motivasi intrinsik karyawan, serta mengkaji keterkaitan ketiganya sebagai satu kesatuan sistem manajemen sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis modern.. Metode Penelitian: Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh melalui penelaahan sistematis terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional, khususnya jurnal terindeks SINTA dan jurnal bereputasi lainnya yang relevan dengan topik kebijakan perusahaan, sistem penilaian kinerja berbasis tujuan, dan motivasi intrinsik karyawan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mensintesis temuan-temuan utama dari penelitian terdahulu. Hasil dan Pembahasan: Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan perusahaan yang adil, transparan, dan berorientasi pada pengembangan karyawan berperan signifikan dalam membentuk iklim kerja yang mendukung motivasi intrinsik. Selain itu, sistem penilaian kinerja berbasis tujuan terbukti mampu meningkatkan motivasi intrinsik apabila diterapkan secara partisipatif, jelas, dan disertai umpan balik yang konstruktif. Integrasi antara kebijakan perusahaan dan sistem penilaian kinerja menjadi faktor kunci dalam mendorong keterlibatan kerja, komitmen organisasi, dan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Implikasi: Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian manajemen sumber daya manusia terkait pengembangan motivasi intrinsik melalui kebijakan dan sistem penilaian kinerja. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi perusahaan dalam merancang kebijakan dan sistem penilaian kinerja yang lebih humanis, objektif, dan berorientasi pada pengembangan karyawan.